Zulmi Hasan Aminuddin Tegaskan Pengusaha Muda Mulai Bangkit Ditengah Pandemi

Zulmi Noer Hasan Aminuddin, Saat menyerahkan bantuan pada duafa dari Baznas Kabupaten Probolinggo. /RMOLJatim
Zulmi Noer Hasan Aminuddin, Saat menyerahkan bantuan pada duafa dari Baznas Kabupaten Probolinggo. /RMOLJatim

Sejak Maret lalu, pandemi Covid-19 mewabah di berbagai berlahan dunia, dan memberikan dampak luar biasa bagi pergerakan ekonomi msyarakat, dan memengaruhi pergerakan bisnis para pelaku usaha di berbagai daerah, tak terkecuali di Kabupaten Probolinggo.


Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Probolinggo, Zulmi Noer Hasan Aminuddin mengungkapkan, memasuki bulan kedelapan sejak pandemi, dampak tersebut masih sangat terasa bagi para pelaku usaha.

Kendati demikian, mereka tidak mau terus-menerus terpuruk usahanya, sehingga banyak perjuangan pelaku usaha yang berjuang keras untuk bisa bangkit dan bergerak kembali bisnisnya.

"Bisnis dan usaha-usaha yang ada pada umumnya sudah bergerak ke arah positif. Mereka berusaha agar bisa bangkit kembali," katanya, saat mengisi Reses Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Probolinggo, seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (21/10)

Menurutnya, belum semua sektor usaha yang bisa bangkit lebih jauh dan bergerak ke arah positif yang lebih jauh. 

"Belum begitu pesat perkembangannya, walau tetap ada yang cukup bagus pergerakannya, tapi tidak begitu banyak. Tapi mereka masih tetap bertahan dan berusaha lebih keras untuk kembali bisa eksis dan membuat program-program baru," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo, Reno Hadoyo menyatakan, kalau saat ini pelaku usaha bangkit dengan memanfaatkan jual beli online.

"Atas kemajuan zaman ini, para pelaku usaha sudah mulai mengembangkan ke dunia online. Ini sungguh luar biasa," pungkasnya.