Dua Bocah Sepupu Tewas Tenggelam Di Sungai 

foto/rmoljatim
foto/rmoljatim

Peristiwa memilukan menimpa kedua bocah perempuan di Ngawi, Jawa Timur ditemukan meninggal di sungai. Kejadian tersebut menjadikan perhatian semua orang tua dalam mengawasi anak ketika bermain. 


Siti Istigfarin (9) dan Zainnuba Ngarifa (5) kedua bocah perempuan yang merupakan saudara sepupu asal Dusun Gebang, RT 03/RW 06, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Ngawi ditemukan terbujur kaku atau meninggal di sungai desa setempat.

Mayat kedua korban baru ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB, Jum'at, (23/10), setelah petugas Tim SAR dibantu anggota kepolisian serta TNI demikian juga warga sekitar melakukan pencarian. Seperti dikutip kantor berita RMOL Jatim, meninggalnya kedua korban setelah bermain di Sungai Plered yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah kedua bocah perempuan ini. 

"Kejadian yang sangat memilukan tadi diketahui bermula dari salah satu kakak korban," terang Kapolsek Widodaren AKP Munaji.

Dijelaskan, satu jam sebelum kejadian Riza Zadi Taqwa kakak Siti Istigfarin ketika hendak mengembala kambing berpapasan dengan kedua korban.

Setelah ditanya, baik Siti maupun ke Zainnuba menjawab hendak bermain ke sungai. Lantas Riza melanjutkan kembali menggembala kambing tidak jauh dari lokasi kejadian. 

"Saat itulah si Riza ini merasakan ada firasat yang tidak baik lalu melihat ke sungai ternyata hanya menemukan pakaian kedua korban. Kemudian saksi ini pulang ke rumah memberitahukan kepada orang tuanya," ungkap Munaji.

Akhirnya dilakukan upaya pencarian selama satu jam dengan menyisir ke hilir sekitar 200 meter. Akhirnya tubuh kedua bocah perempuan berhasil ditemukan yang kondisinya sudah meninggal. Petugas kepolisian bersama tim medis melakukan visum kepada kedua korban setelah di evakuasi ke rumah duka.

"Lokasi kejadian air sungainya mempunyai kedalaman rata-rata 1,5 meter. Pihak keluarga sudah menerima kejadian yang dialami kedua anak sebagai musibah dan prosesi pemakaman dilakukan," tuntas Kapolsek Widodaren.