DKPP Soroti Pilwali Surabaya

Ketua DKPP, Prof. Muhammad/RMOLJatim
Ketua DKPP, Prof. Muhammad/RMOLJatim

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tengah menyoroti penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya. Dari laporan lembaga pengawas independen, tentang adanya Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang memberikan dukungan secara terang-terangan kepada salah satu Pasangan Calon (Paslon) nomer urut 1, Eri Cahyadi-Armuji.


Menanggapi hal itu, Ketua DKPP, Prof. Muhammad mengaku sudah mendengar adanya laporan tersebut. 

Namun saat ini pihaknya belum berani mengambil kesimpulan. Pasalnya laporan keterlibatan Tri Rismaharini secara langsung belum masuk ke mejanya.

Prof. muhammad cuma menyarankan jika Kota Surabaya menjadi barometer Jawa Timur, begitu juga Jawa Timur adalah barometer Indonesia. Jika Surabaya kondusif, maka Jatim ikut kondusif, dan Indonesia juga kondusif.

“Kalau ditanya soal ini saya belum mendalami laporannya. Ada japrian dari teman di Jakarta menyebutkan Wali kota sudah mulai seksi-seksi dan mulai mengisi panggung dalam rangka pergantian beliau sebagai Wali Kota,” kata Prof. Muhammad, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, usai acara Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media (Ngetren Media) di Surabaya, Kamis (22/10).

Namun dirinya berharap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, bisa memberikan teladan sebagai pejabat negara.

Nah, sebagai seorang politisi senior, Risma dinilai sukses menjadi seorang Wali Kota Surabaya.

“Kita berharap beliau memberi suri tauladan yang baik. Kalau sebagai Wali Kota tegak lurus. Tak ke kanan dan ke kiri, sebagai wali kota dan juga kader partai harusnya ada batasannya, saya berkeyakinan Bu Risma paham akan hal tersebut,” pungkasnya.