Probolinggo Masuk Daerah Rawan Bencana Longsor

Salah satu longsor di Kabupaten Probolinggo ditahun 2018/net
Salah satu longsor di Kabupaten Probolinggo ditahun 2018/net

Kabupaten Probolinggo masuk 22 daerah rawan bencana di tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim). Tak tanggung - tanggung, BPBD Propinsi Jatim memasukan Kabupaten Probolinggo sebagai rawan bencana kategori longsor. Hal itu, tak ditampik pemkab setempat.


Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat membenarkan hal itu. Ada empat kecamatan yang berpotensi atau rawan longsor. Di antaranya adalah Kecamatan Lumbang, Kecamatan Sukapura, Kecamatan Krucil dan Kecamatan Tiris. 

Selain itu, juga ada potensi longsor di tiga kecamatan yang berkategori sedang. Yaitu, Kecamatan Kuripan, Kecamatan Gading dan Kecamatan Pakuniran. 

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Probolinggo, Sugeng mengatakan, karena itu pihaknya melakukan upaya penanggulangan. Selain itu, juga pasca bencana. 

"Iya benar. Tentunya selama masim penghunjan ini daerah pegunungan rawan longsor. Karena itu, kami himbau masyarakat untuk tetap waspada dan juga hindari tebing tebing yang bisa sewaktu waktu longsor, " katanya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (30/10).

Menurutnya, selain longsor daerahnya juga rawan bencana angin oencang atau puting beliung. Untuk kerawanan bencana ini hampir semuanya. 

"Kalau angin kencang hampir semuanya, " ungkapnya. 

Patut diwaspadai, fenomena La Nina yang terjadi bekalangan ini. Menurutnya, fenomena tersebut biasanya membawa angin kencang dan hujan teras. Yang mana nantinya berakibat pada pohon tumbang dan bencana lainnya. 

"Karena itu sebelum terjadi pohon yang besar itu yang sudah rapuh dipotong. Untuk mencegah longsor tanam pohon penahan air. Seingga, tidak mudah longsor, " katanya.

Pihaknya berharap, tahun ini bencana tidak terjadi. Jika pun terjadi, pihaknya telah siap. 

"Kemarin sudah melakukan pelatihan antisipasi bencana. Jadi Insya Allah siap. Tetapi, semoga saja tidak terjadi, " pungkasnya.