Pandemi, Spirit Series Lebih Banyak Terserap Pasar

CEO PT Kreasi Arduo Indonesia, Robert Widjaja dan Branch Manager Cabang Surabaya PT Kreasi Arduo Indonesia, Suryadarma/RMOLJatim
CEO PT Kreasi Arduo Indonesia, Robert Widjaja dan Branch Manager Cabang Surabaya PT Kreasi Arduo Indonesia, Suryadarma/RMOLJatim

Di masa pandemi ini produk pembeku ARTUGO, yakni Spirit Series yang memiliki kapasitas 100 liter hingga 330 liter lebih banyak terserap pasar


"Di masa pandemi ini, untuk kapasitas itu lebih banyak terserap pasar. Konsumen didominasi pelaku usaha," kata Branch Manager Cabang Surabaya PT Kreasi Arduo Indonesia, pemegang merek dagang Artugo, Suryadarma, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (11/11).

Sementara itu, dalam menggarap pasar produk pembeku,  Artugo menyiapkan sejumlah terobosan. Mulai dari teknologi hingga tampilan.

"Dengan berbagai pembaruan teknologi yang ARTUGO lakukan  serta strategi pemasaran yang matang, target menjadi brand leaderbopfimis dapat kami capai," terang CEO PT Kreasi Arduo Indonesia, Robert Widjaja.

Optimisme itu dibarengi dengan berbagai terobosan yang berkesinambungan, saat ini ARTUGO telah menyiapkan 5 D Evo Cooling, teknologi pendingin 5 sisi.

Ini akan disematkan pada The Aquatics  tipe chest freezer di kelas 400 liter hingga 850 liter yang siap dipasarkan dalam beberapa pekan mendatang untuk melengkapi lini Espiritos del ARTUGO.

Suryadarma, menambahkan, produk chest freezer yang beredar saat ini memiliki tampilan yang biasa saja, tidak ada unsur fun dan fitur standar.

"Ini yang menggerakkan ARTUGO membuat chest freezer yang tidak saja powerful, tapi juga colorful," jelasnya.

Sementara itu, untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar, produk ini memiliki beberapa pilihan kapasitas, mulai dari Rhe Whale yang berkapasitas 1600 liter saampai Spirit Series berkapasitas 100 liter hingga 330 liter dengan berbagai macam varian warna.

Untuk melakukan penetrasi yang begitu masif, selain inovasi produk, ARTUGO juga menetapkan strategi pemerataan penyebaran produk melalui 12 cabang dan jaringan distribusi yang telah beroperasi di Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan  Sumatra hingga Papua.