GPK Jombang Ajak Kader dan Masyarakat Peduli Lingkungan

Peduli lingkungan/RMOLJatim
Peduli lingkungan/RMOLJatim

Gus Mujtahidur Ridho, Ketua Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Kabupaten Jombang mengajak kader dan masyarakat untuk lebih dekat dengan lingkungan. Seperti yang dilakukannya dikawasan wisata Agropolis, Wonosalam, Sabtu (21/11).


Gus Edo panggilan akrab Mujtahdur Ridho bersama kader GPK dan penduduk setempat ini menanam pohon durian sebagai upaya mencintai lingkungan. 

Di kawasan pegunungan Anjasmoro ini memang terkenal dengan buah durian yang menjadi rujukan wisatawan dari berbagai kota.

Menurut Gus Edo, dengan menanam pohon ini menjadi bukti berbakti untuk alam dan lingkungan. Durian Wonosalam hari ini akan menjadi 'tenger' (tanda) bangkitnya wisata wonosalam,  Agropolis di kawasan pegunungan Anjasmoro.

"Semoga 4 (empat) tahun lagi bisa dipetik buah duriannya," harapnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Ketua GPK Jombang juga mengapresiasi kawasan agro edukasi dengan jejeran pohon durian yang siap panen pada akhir tahun ini. Sehingga, untuk menjaga kestabilan produksi seperti ini harus terus dikembangkan.

Buah durian merupakan buah unggulan Wonosalam yang memiliki pangsa pasar lokal hingga internasional. Dan Durian punya nilai dan akan laku keras karena memiliki penggemar yang sangat luas di seluruh Indonesia," bebernya.

Di samping itu, kata dia, Kecamatan Wonosalam memiliki keunggulan luar biasa karena tanah yang dijadikan untuk bercocok tanam adalah tanah subur yang tiada duanya di Kabupaten Jombang.

Kontur tanah kita bukit-bukit dan gunung-gunung dengan hawa yang cukup dingin. Kondisi ini sangat cocok untuk bercocok tanam buah-buahan. Contohnya adalah Agropolis. Di sini mereka bahkan menjadikannya sebagai agro edukasi. Itu harus kita support," tambahnya.

Tak hanya itu, sebagai generasi muda yang nantinya menjadi tumpuan harapan dimasa akan datang. Maka untuk menjaga kelestarian lingkungan setidaknya generasi muda berkewajiban menanam dan menumbuhkan pohon tersebut.

Pihaknya menuturkan, bahwa ada sebuah filsuf yang mengatakan, bila kamu berpikir untuk satu tahun ke depan, tanamlah sebiji benih. Dan bila kamu berpikir untuk sepuluh tahun ke depan, maka tanamlah sebatang pohon.

Mari menanam pohon untuk masa depan bumi dan manusia," imbuhnya.

Kegiatan menanam pohon durian ini dilakukan seusai membuka Musancab (Musyawarah Anak Cabang) GPK di Kecamatan Ngoro. Yang selanjutnya, Gus Edo bersama rombongan Pimpinan Cabang GPK Kabupaten Jombang menuju Kecamatan Wonosalam.

Mudah-mudahan dengan hal-hal sederhana ini, bisa berdampak besar bagi lingkungan kita. Dan mari bersama-sama kita selamatkan bumi yang makin tua, panas, dan rentan. Untuk generasi hari ini, dan anak-cucu kita di masa depan," harapnya.

Sementara pengelola Agropolis, Suntoro menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan GPK Jombang terhadap perkembangan buah durian di Wonosalam. Pihaknya berharap kehadiran GPK ini mampu memenuhi harapan masyarakat atas adanya buah durian berkualitas di Kecamatan Wonosalam.

Alhamdulillah, mudah-mudahan kita bisa terus mengedukasi," kata Suntoro.

Dijelaskan Suntoro bahwa peran dan dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk mewujudkan luasan hingga 250 hektare pertanian durian unggul tersebut. Sekarang ini, Agropolis telah mulai dengan luasan kebun agrowisata 3,7 hektare.

Dalam upaya mewujudkan program hulu dan hilir pertanian durian unggul ini Agropolis tidak berdiri sendiri melainkan mengajak turut serta masyarakat dengan sistem bagi hasil, tentunya melalui pondasi kemitraan dengan masyarakat.

Kami mengusung konsep berkebun berjamaah, di mana kebun-kebun Agropolis juga bisa dimiliki oleh publik dan dikelola secara transparan oleh manajemen Agropolis dengan skema bagi hasil yang menarik," bebernya.

Kedepan Agropolis akan terus mengembangkan lahan-lahan yang ada untuk penanaman pohon durian secara masif. Langkah ini penting dilakukan untuk menambah kesejahteraan masyarakat sekitar," pungkasnya.