Jaring Bibit Baru Surabaya, Smartfren - IESPA Jatim Gelar Kompetisi Esports

(Kika) Regional Brand Activation Smartfren, Ales Shella Hadysara, Regional Head North East Java Smartfren,  Rony Putu Wijaya, dikutip Kantor Berita dan Ketua Umum IESPA Jawa Timur, Fuad Benardi/RMOLJatim
(Kika) Regional Brand Activation Smartfren, Ales Shella Hadysara, Regional Head North East Java Smartfren, Rony Putu Wijaya, dikutip Kantor Berita dan Ketua Umum IESPA Jawa Timur, Fuad Benardi/RMOLJatim

Menjaring bibit baru di Kota Surabaya, Smartfren bekerja sama dengan Indonesia Esports Asociation (IESPA) Jawa Timur menyelenggarakan Arek Suroboyo Cup sebuah kompetisi esports untuk cabang permainan Mobile Legends khusus di Kota Pahlawan.


"Smartfren sejak awal telah aktif mendukung pengembangan esports di Indonesia. Sebelumnya, Smartfren bersama dengan IESPA juga telah menyelenggarakan kompetisi esports terbesar tanah air. Sekranag kami mencoba menjaring bibit baru di Surabaya, khususnya di tingkat Kelurahan," kata Regional Head North East Java Smartfren,  Rony Putu Wijaya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (21/11)

Dalam kesempatan yang sama, Regional Brand Activation Smartfren, Ales Shella Hadysara menjelaskan, dalam event ini, Smartfren

Memberikan kartu perdana 6 GB pada peserta. "Kita berikan tiga kartu ion plus untuk satu team,"  jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum IESPA Jawa Timur, Fuad Benardi, yakin  dukungan Smartfren dan pemerintah kota Surabaya pada Arek Suroboyo Cup ini dapat membuka peluang bagi para pemuda Surabaya untuk mengubah hobi menjadi profesi. 

"Harapan kami ke depannya, kompetisi seperti ini dapat mengedukasi masyarakat bahwa esports bukan sekadar permainan, namun sudah menjadi cabang olah raga yang penuh semangat positif sekaligus ajang meraih prestasi,” tuturnya.

Pendaftaran kompetisi ini akan dibuka mulai 15 sampai dengan 30 November 2020 dengan melibatkan partisipan dari 154 Kelurahan di Surabaya. 

Selanjutnya akan diselenggarakan babak kualifikasi online tingkat kelurahan  semi final online di tingkat kecamatan, serta grand final offline dengan protokol kesehatan. 

Dari babak kualifikasi di tingkat kelurahan, akan diambil satu tim pemenang sebagai perwakilan kelurahan tersebut.