Hasan Aminuddin Dan Ketua Dewan Masuk Daftar Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Di Kabupaten Probolinggo

Hasan Aminuddin saat bersama Bupati Tantri dan Ketua Dewan saat acara beberapa waktu lalu/RMOLJatim
Hasan Aminuddin saat bersama Bupati Tantri dan Ketua Dewan saat acara beberapa waktu lalu/RMOLJatim

Pimpinan Komisi IV DPR RI, Hasan Aminuddin dan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo masuk dalam daftar orang pertama yang akan disuntik Vaksin Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.


"Ada 10 orang yang masuk dalam daftar (Suntik Vaksin Sinovac) ini. Yang diantaranya Bapak Hasan Aminuddin dan Bapak Ketua Dewan (Andi Suryanto Wibowo)," jelas Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr Dewi Veronica pada Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (12/1).

Menurutnya, rencana penyuntikan Vaksin Sinovac itu akan dilakukan pada bulan Februari 2021.

"Karena, Vaksin Sinovac sendiri tiba di Kabupaten Probolinggo, pada bulan Februari ini atau masuk dalam termin ke 2," paparnya.

Selain mereka, Vaksin Sinovac juga akan disuntikkan pada oran yang sudah terdata.

"Meraka yang sudah terdaftar, seperti Nakes (Tenaga Kesehatan) otomatis akan menerima Vaksin Sinovac ini," ungkap dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo membenarkan, kalau pihaknya sudah mendaftarkan diri ke Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menerima Vaksin Covid-19.

"Saya sudah mendaftarkan diri ke Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dan Alhamdulillah sudah masuk dalam daftar penerima vaksin," katanya.

Menurut Andi, pihaknya sengaja mandaftarkan diri ke Dinas Kesehatan, karena ingin membuktikan ke masyakarat Kabupaten Probolinggo di 325 desa dan 5 kelurahan serta 24 kecamatan, kalau Vaksin Sinovac yang diberikan oleh pemerintah secara Gratis atas kebijakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ini, aman.

"Oleh karena itu, saya pribadi mengajak kepada masyakarat Kabupaten Probolinggo, bersama-sama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena, saat ini banyak beredar hoax soal adanya Vaksin Sinovac yang mengakibatkan ini dan itu," pungkasnya.