Mulai 19 April 2021, Gresik Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka

Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah/Ist
Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah/Ist

Kabupaten Gresik bakal dimulai pembelajaran tatap muka (PTM) pada 19 April mendatang, keputusan itu berdasarkan hasil rapat bersama antara Dinas Pendidikan, Kemenag, Satgas Covid-19 dan Komisi IV DPRD setempat.


Dalam rapat yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah, Pemkab Gresik telah banyak menerima masukan dari berbagai pihak untuk segera memulai PTM.

"Terkait usulan agar PTM agar diberlakukan, kami atas nama Pemkab Gresik telah memberikan lampu hijau, menyusul perkembangan Covid-19 di Kabupaten Gresik yang sudah berstatus zona kuning," ujarnya dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (6/4).

"Keputusan ini kita ambil bersama Dinas Pendidikan, Kemenag, Satgas Covid-19, OPD terkait, dan Komisi IV DPRD Gresik. Hasilnya, alhamdulillah semua menyetujui PTM diberlakukan," katanya.

Ditambahkan Bu Min sapaan akrab Wabup, bahwa ada 98 sekolah di Gresik sudah siap PTM dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. 

"Sekolah yang melaksanakan PTM, nantinya harus memenuhi syarat dan ketentuan sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 50 tahun 2020 tentang sistem pendidikan dimasa pandemi Covid-19," tegasnya.

"Secara teknis, Dispendik dan Kemenag serta Satgas Covid-19 telah mempersiapkan segala hal yang diperlukan saat PTM diberlakukan. Terutama," imbaunya.

Agar PTM berjalan sesuai aturan yang diberlakukan lanjut Bu Min, Dinas Kesehatan dan Polres Gresik akan mengawasi protokol kesehatan (prokes). 

"Pangawasan ketat dilakukan supaya PTM berjalan sesuai yang diharapkan dan mencegah hal-hal tidak diinginkan agar tidak terjadi," pungkasnya.