Terjaring Satpol PP, PSK Pura-pura Pingsan

Petugas Satpol PP menggiring PSK di tempat mangkalnya/ist
Petugas Satpol PP menggiring PSK di tempat mangkalnya/ist

Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) berpura-pura pingsan saat terjaring razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo. Dia pura-pura pingsan saat akan dibawa ke pos Satpol PP di Kantor Damkar Kecamatan Dringu.


Oleh petugas yang berhasil mengamankan PSK tersebut, langsung dilakukan pertolongan dengan cara menyadarkan. 

"Ada satu PSK yang pura-pura pingsan saat akan dibawa ke Pos (Satpol PP)," jelas Salehuddin, petugas Satpol PP Kabupaten Probolinggo pada Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (8/4).

Saleh menuturkan, kalau razia itu dilakukan di dua titik. Yaitu di kawasan Embung Miring Desa Banjar Sawah Kecamatan Tegalsiwalan dan Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces.

"Waktu dilakukan penggerebekan, sempat terjadi aksi saling kejar dan lari ke sawah. Tapi berhasil diamankan," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Kabupaten Probolinggo,  Haryanto mengungkapkan, kalau PSK itu yang berhasil di amankan ada 8 orang.

Rata-rata mereka berasal dari Kabupaten Lumajang. Sedangkan dua orang PSK dari Kabupaten Probolinggo.

"Enam orang berasal dari Lumajang dan dua orang dari Kabupaten Probolinggo sendiri," paparnya.

Haryanto menyatakan, penertiban PSK tersebut dilakukan atas dasar laporan dari masyarakat. 

“Selain itu, razia pekat ini digelar untuk menghormati akan datangnya bulan suci Ramadan. Sehingga razia kami gelar secara rahasia untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Terbukti dengan terjaringnya delapan PSK ini,” pungkasnya.