Sambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H, BI Jember Siapkan Uang Pecahan Rp 3 Triliun 

Kepala kantor perwakilan BI Jember, Hestu Wibowo/RMOLJatim
Kepala kantor perwakilan BI Jember, Hestu Wibowo/RMOLJatim

Menyambut Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember menyiapkan uang pecahan Rp 3 triliun lebih. Jumlah tersebut meningkat 54,65 persen bila dibandingkan tahun 2020 lalu.


Menurut kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Hestu Wibowo, BI menyiapkan Rp 3,092 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di lima Kabupaten yaitu Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo.

"Kami telah menyiapkan dana yang cukup, bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H," ucap Hestu di kantor Perwakilan BI Jalan Gajah Mada sebagaimana dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (16/4).

Namun untuk penukaran uang tahun ini, Bank Indonesia tidak melayani penukaran secara teknis, seperti tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. Namun masyarakat masih tetap melakukan penukaran uang, seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya. 

BI sendiri sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan beberapa pihak, yakni pihak perbankan dalam rangka untuk melayani masyarakat yang membutuhkan penukaran uang selama Ramadhan.

"Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember akan selalu berkoordinasi dengan perbankan dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) untuk memastikan dan menjamin tersedianya uang Rupiah yang layak edar bagi masyarakat," jelas Hestu.

Dia mempersilahkan masyarakat untuk datang ke kantor bank guna melakukan penukaran. Terkait kebijakan penukaran, BI menyerahkan kepada masing-masing bank. 

"Kami juga sudah menghimbau pada perbankan bahwa perbankan tidak hanya melayani terbatas pada nasabahnya saja tetapi juga kepada masyarakat umum," katanya.

Hestu menambahkan, larangan pemerintah untuk mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H tidak mengurangi minat masyarakat untuk menular yang. Diperkirakan justru naik lebih dari 50 persen.

"Berdasarkan proyeksi dari perbankan, kebutuhan uang rupiah pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 ini diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar 54,65% (yoy), dibandingkan realisasi tahun 2020 lalu, atau sebesar 1,959 triliun rupiah," urainya.  

Alokasi rupiah tertinggi berada di Kabupaten Jember dengan alokasi penyediaan uang rupiah sebesar 76,47%. Sisanya tersebar di 4 Kabupaten, wilayah kerja BI Jember lainnya.