Baru Merayakan Idul Fitri Hari Ini, Tokoh Islam Aboge: Dihitung Berdasarkan Kitab Mujarobat

Penganut Islam Aboge di Kabupaten Probolinggo melaksanakan Sholat Idul Fitri/RMOLJatim
Penganut Islam Aboge di Kabupaten Probolinggo melaksanakan Sholat Idul Fitri/RMOLJatim

Pemerintah telah menetapkan hari raya idul fitri 1442 Hijriyah pada Kamis (13/5). Namun berbeda dengan hari raya umat islam aboge, yang merayakan Idul Fitri pada hari ini, Jum'at (14/5).


Seperti terlihat di Dusun Krajan, Desa Leces, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Pagi tadi, puluhan umat islam aboge menggelar sholat Ied di Masjid Al-Barokah. 

Sama dengan sholat ied pada umumnya, setelah melaksanakan sholat, dilanjutkan dengan ceramah. Namun yang berbeda, setelah rangkaian sholat ied selesai, umat islam aboge ini langsung menggelar salam salaman untuk saling memaafkan serta menggelar tradisi makan bersama.

Tokoh Islam Aboge, Kyai Buri Bariyah membeberkan pandangannya mengapa umat islam aboge baru merayakan Hari Raya Idul Fitri hari ini?. Menurutnya, didasarkan dari penghitungan yang ada dalam kitab mujarobat.

"Perhitungan jatuhnya hari raya idul fitri ini ada dalam kitab mujarobat, dan jatuh pada hari jum'at ini, meski berbeda, idul fitri kali ini di gelar cukup meriah oleh umat islam aboge," ujarnya kepada  Kantor Berita RMOLJatim.

Sementara, salah satu jamaah islam aboge, Sholihin mengatakan, idul fitri umat islam aboge dengan pemerintah ini sering terjadi selisih hari, baik 1 hari, hingga 2 hari, meski berbeda hal itu tidak menjadi masalah, dan perayaan idul fitri tahun ini cukup meriah.

"Dengan momen idul fitri tahun ini, saya berharap wabah pandemi covid 19 ini segera berakhir, agar seluruh warga dapat hidup seperti biasa tanpa ada batasan yang diakibatkan covid 19," pungkasnya.