Forkopimda Kota Kediri Awasi Ketersediaan Oksigen Dan Obat Di Pasaran

Forkopimda Kota Kediri, Saat Melakukan Sidak Pada Distributor Obat
Forkopimda Kota Kediri, Saat Melakukan Sidak Pada Distributor Obat

Pengawasan pada ketersediaan obat dan oksigen di Kota Kediri, selalu dilakukan Pemerintah Kota Kediri, bersama Polres Kediri Kota, TNI, dan Kejaksaan Negeri Kota Kediri.


Hari ini, Walikota Kediri, Kapolres Kediri Kota, Komandan Kodim 0809 Kediri, dan dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri, mendatangi depo pengisian oksigen di Kelurahan Manisrenggo dan juga distributor obat yang ada di Jalan Semeru Kota Kediri. 

Hasil pemantauan, untuk ketersediaan oksigen, untuk Kota Kediri masih aman. Walikota Kediri Abdullah Abubakar mengatakan, ketersediaan oksigen untuk Kota Kediri masih aman. Jangan sampai, Kota Kediri Kekurangan oksigen seperti Kota-kota lainnya. 

"Kami hari ini bersama pak Kapolresta, pak dandim, dan kejaksaan, melakukan pengecekan di depo pengisian oksigen. Hasilnya, memang masih mencukupi untuk kebutuhan Kota Kediri, meskipun permintaannya meningkat, " Kata Walikota Kepada Kantor Berita RMOL Jatim, Kamis (8/7). 

Sementara itu, rombongan juga melakukan pemantauan pada distributor obat dan melakukan pengecekan untuk harga obat di pasaran apakah sudah sesuai dengan Harga Eceren Tertinggi (HET). 

Hasil pengecekan dilapangan, petugas menemukan ada beberapa obat yang dijual diatas HET. Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi mengatakan, pengecekan pada HET obat di pasaran akan selalu menjadi pantauan dari Polres Kediri Kota. 

"Saya akan langsung melakukan pemantauan pada obat-obatan di Kota Kediri. Jika memang ada distributor yang bermain-main harga, akan kami lakukan tindakan tegas, " ujar Kapolresta. 

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi meminta pada para distributor obat di Kota Kediri, agar tidak menjual obat diatas HET. Hal itu dilakukan agar para penderita covid 19 dapat terbantu dengan obat yang harganya masih terjangkau.

Pihaknya juga tidak akan segan-segan untuk menindak tegas, jika ada distributor obat maupun Depo pengisian oksigen yang bermain-main dengan harga.