Pantai Laut Utara Paciran Miliki Potensi Jadi Kawasan Industri Maritim

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri acara Docking Projek R.1000 di Paciran/RMOLJatim
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri acara Docking Projek R.1000 di Paciran/RMOLJatim

Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan yang berada di wilayah utara dan berbatasan langsung dengan laut, memiliki potensi besar untuk dijadikan kawasan industri maritim.


Demikian dikatakan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di acara Docking Projek R-1000 yang diselenggarakan oleh PT DOK Pantai Lamongan (PT DPL), dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (5/8).

Bupati yang akrap disapa Pak Yes tersebut menyatakan demikian berdasarkan laporan yang dia terima dari PT DPL yang mayoritas pekerjanya 60% masyarakat domestik.

"Tentu dari salah satu industri-industri ini (PT DOK Pantai Lamongan) saja karyawan termasuk mitra di lingkungan sini saja bisa menjerat 60%, kalau itu 1000 artinya ada 600 orang di sekitar sini yang bisa bekerja, mencari nafkah, dan bisa memberikan infus kepada daerah dalam rangka pengembangan masyarakat di sekitar pantura," ujarnya.

Bupati Yes mengapresiasi atas upaya PT DPL dalam memberikan pelatihan las kapal di wilayah pantura dan bekerjasama dengan SMKN 2 Lamongan.

Dia berharap, program pelatihan tersebut dapat diperluas di seluruh wilayah Lamongan khususnya Lamongan bagian selatan.

"Di kesempatan lain nanti bisa bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, agar nanti tidak hanya di wilayah pantura saja yang mendapatkan kesempatan pelatihan ini, tetapi di daerah-daerah selatan. Anak-anak yang butuh pengetahuan dan pekerjaan dan memiliki keahlian atau skill di bidang pengelasan nanti bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan kesempatan yang sama," jelas Bupati Yes.

Tak hanya itu, Bupati Yes juga mengapresiasi atas capaian PT DPL dalam perbaikan kapal atau docking project ke 1000 dalam 12 tahun. "Tentu saya yakin ini akan memberikan spirit, wadah, dan motivasi PT DPL ini terus berkembang yang lebih baik dan lebih maju lagi.

Bupati Yes berharap, upaya ini dapat disusul oleh industri-industri lain di kawasan pantura. "Ini memberikan input atau dapat membangkitkan bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di wilayah Lamongan," kata Bupati Yes.

Sementara Manajer PT DOK Pantai Lamongan Zacharia Santoso mengatakan, kesempatan ini sebagai apresiasi serta rasa terima kasih PT DPL kepada customer atas kepercayaan dalam pelaksanaan perbaikan kapal dan perawatan kapal di PT DOK Pantai Lamongan. Kapal yang ke 1000 ini dikenal dengan Docking R-1000.

Berdiri sejak tahun 2006 dan di tahun 2010 dapat melahirkan kapal pertamanya, menurut Zacharia, PT DPL terus berpartisipasi dalam pengembangan industri maritim di Jawa Timur, khususnya di Lamongan.

"PT DPL tidak hanya sebaga kalangan pilihan kapal pertama tetapi sebagai kalangan kapasitas docking yang terbesar di Indonesia Timur, di mana sudah pernah kita lakukan 17 kapal bersamaan di Tahun 2022 ini," ucap Zacharia

Sebagai perusahaan yang bergerak di industri kalangan kapal untuk perawatan, perbaikan, memodifikasi, dan pembangunan kapal baru. Kata Zacharia, PT DPL terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik pada customer, baik keselamatan, kualitas, dan ketepatan jadwal docking.

"Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada customer dengan fokus pada ketepatan waktu pekerjaan, kualitas pekerjaan, keselamatan, serta lingkungan kerja yang baik," pungkas Zacharia.