FWJI Desak Kapolri Beri Atensi Khusus Usut Penganiayaan 5 Wartawan di Surabaya

Wartawan korban penganiayaan saat melapor ke Polrestabes Surabaya/Ist
Wartawan korban penganiayaan saat melapor ke Polrestabes Surabaya/Ist

Forum Wartawan Jakarta Indonesia atau Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap peristiwa penganiayaan brutal yang dilakukan belasan orang terhadap lima wartawan di Surabaya saat meliput rencana penyegelan Diskotek Ibiza Club, Jumat (24/1) lalu.


“Kita berharap ada atensi khusus dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap kejadian di Surabaya ini. Jangan sampai preseden buruk seperti ini terus terulang di Surabaya. Sebelumnya, juga terjadi tragedi wartawan Tempo dianiaya saat meliput kasus pajak yang diusut KPK,” kata Ketua FWJI Mustofa Hadi Karya alias Opan dalam keterangannya dikutip redaksi, Selasa (24/1).

FWJI, lanjut Opan, optimistis Jenderal Listyo memberikan perhatian ekstra untuk penganiayaan lima wartawan di kota terbesar setelah Jakarta itu. Karena Kapolri selain teguh dengan motto presisinya, juga sangat humanis terhadap wartawan.

“FWJI optimistis, karena Kapolri di mata wartawan selain humanis, juga presisinya sangat responsif terhadap masalah perlindungan keamanan tugas wartawan di lapangan, sebagaimana yang diamanahkan Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” tandas Opan didampingi Dewan Penasihan FWJI, Joko Irianto Hamid.

“Sudah jadi rahasia umum bahwa tugas wartawan dilindungi Undang-Undang Pers, termasuk harus mendapat jaminan dan perlindungan hukum. Karena itu, FWJI sangat mengecam keras kejadian itu. Apalagi, kalau sampai ada pihak-pihak yang mendalangi, dan para pelaku hanya orang-orang suruhan,” tegas Opan.

Sebelumnya, kelima korban sudah melaporkan kasus penganiayaan ke Polresta Surabaya. Kini, rekan-rekan wartawan menunggu perkembangan penanganan.

Adapun kelima wartawan yang menjadi korban penganiayaan adalah jurnalis foto dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Didik Suhartono dan darir Inews.com Ali Masduki, reporter Inews Firman Rachmanudin, reporter Beritajatim.com Anggadia, dan reporter Lensaindonesia.com M Rofik.