Polisi memusnahkan sejumlah peralatan di beberapa lokasi tambang emas ilegal kawasan pegunungan Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya dalam sebuah operasi penertiban.
- Perkara Korupsi Kredit ke PT SEP Jalani Sidang Perdana
- Jabat Ketua DPW Peradin Jatim, Daniel Karamoy Gerak Cepat Fungsikan Progam Bantuan Hukum Gratis
- PKPU Hitakara Dinilai Sarat Persengkongkolan Jahat, Kuasa Hukum Minta MA dan KY Turun Tangan
"Gubuk dan peralatan tambang yang sudah lama ditinggal pemiliknya kita musnahkan dengan cara dibakar," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Daya, Iptu Wahyudi dikutip RMOLJatim dari Antara, Minggu (19/1).
Ia menjelaskan tindakan tegas tersebut merupakan bukti keseriusan polisi dalam menindak penambang emas ilegal di Kabupaten Aceh Barat Daya.
"Pada awal Desember 2024 lalu, kita telah mengeluarkan imbauan agar aktivitas ilegal dapat dihentikan," ujarnya.
Operasi penertiban itu juga melibatkan personel Kodim 0110/Aceh Barat Daya. Tim gabungan ini berhasil menertibkan dua tambang ilegal di pegunungan Kecamatan Babahrot.
"Di lokasi tambang emas ilegal Alue Rimueng, Desa Alue Jereujak, kita menemukan gubuk dan asbuk yang telah lama ditinggalkan. Sementara di Alue Buya, Desa Pante Rakyat, kita menemukan penyaring atau asbuk. Semua peralatan ini telah ditinggalkan dan tidak beroperasi lagi," ujarnya.
Wahyudi menambahkan ke depan pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah kegiatan tambang ilegal, karena kegiatan tersebut membawa dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat.
"Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan kali ini, kita berhasil mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem dan mencegah kerugian negara," katanya.
Tentung, kata dia, penindakan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara serta Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Wahyudi mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas tambang emas ilegal kepada aparat penegak hukum agar penindakan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan dan sumber daya alam.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, pihaknya berkomitmen untuk terus menegakkan hukum dan melindungi lingkungan serta sumber daya alam dari aktivitas ilegal yang merugikan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan sumber daya alam. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Dalang Persekusi Kemang Harus Diproses Hukum
- Buntut Kericuhan di Kemang, 30 Polisi Diperiksa Propam
- Polda Metro Lakukan Investigasi Terkait Viralnya Polisi Berpelukan dengan Pelaku Pembubaran Diskusi FTA