Dirasa Mampu Kendalikan PMK, Pasar Hewan Kota Kediri Akan Dibuka Kembali

 Ihwan Yusuf Direktur Perumda Joyoboyo Kota Kediri (tengah) 
 Ihwan Yusuf Direktur Perumda Joyoboyo Kota Kediri (tengah) 

Berdasarkan catatan dari Dinas Ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Kota Kediri per (19/6), terdapat 150 kasus penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Kediri.


Dari 150 kasus tersebut, sembuh 53 kasus, dan yang masih dalam perawatan sebanyak 97 hewan ternak. 

Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, melakukan penutupan pasar hewan di Kelurahan Bandarkidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, mulai 28 Mei sampai (10/6) kemudian diperpanjang lagi mulai (11/6) hingga (24/6). 

Dalam menghadapi hari raya Idul Adha ini, dan juga untuk perputaran ekonomi, Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, akan membuka kembali pasar hewan Kelurahan Bandarkidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri pada 25 Juni 2022 mendatang. 

Ihwan Yusuf Direktur Perumda Joyoboyo Kota Kediri mengatakan, pasar hewan Kota Kediri akan dibuka, namun dengan aturan yang ketat. 

Hewan ternak yang akan masuk ke pasar hewan akan dilakukan pemeriksaan secara ketat. Jika terdapat hewan ternak yang sakit, makan tidak diperbolehkan untuk masuk pasar hewan. 

"Kami dari Perumda akan membuka kembali pasar hewan di kota kediri pada (25/6) nanti. Pembukaan tersebut, tentunya harus ada pengetatan aturan hewan ternak yang akan masuk ke pasar hewan kota kediri. Sebelum masuk pasar, petugas akan melakukan pemeriksaan secara ketat. Jika nanti ada yang sakit, maka akan kita minta untuk dibawa pulang kembali," kata Ihwan, dikutip Kantor Berita RMOL Jatim, Senin (20/6). 

Pasar hewan di Kelurahan Bandarkidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, jika dibuka akan tetap dilakukan penyemprotan disinfektan. Termasuk kendaraan dan sapi yang akan masuk ke Pasar hewan juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan.