Dewan Komisaris PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Kamis (10/2).
- Gelar Pelatihan Nasi Tumpeng Bareng Ibu-Ibu, Mak Ganjar: Bisa Menambah Penghasilan Warga
- Bupati Bangkalan: MUI Wadah Pemersatu Umat
- Hadiri Vaksinasi Serentak Dalam Rangka HUT Bhayangkara, Bupati Kediri: Terus Terang Saya Surprise
Dipimpin Komisaris Utama PTPN VI, Rio Sarwono, rombongan ini disambut Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Rio menyampaikan, kedatangannya ke Banyuwangi untuk melakukan studi banding tanaman kopi di PTPN XII. Dia menyebut, PTPN VI diamanatkan oleh pemerintah untuk menanam kopi seluas 15 hektare di wilayah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Bibit kopi yang akan digunakan nanti, saat ini telah ditanam di PTPN XII yang kebunnya banyak di Banyuwangi dan Bondowoso.
"Makanya kami studi banding kemari juga, melihat apakah bibit ini akan cocok ditanam di Jambi. Sebab kami pernah menanam (dengan bibit lain), tapi kurang berhasil," kata Rio, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (11/2).
PTPN XII memiliki sejumlah unit usaha yang tersebar di wilayah Jawa Timur, termasuk Banyuwangi. Selama di Banyuwangi jajaran dewan komisaris PTPN VI, berkeliling ke perkebunan kopi PTPN XII yang ada di wilayah Banyuwangi.
Rombongan ini juga mengunjungi pendopo Banyuwangi yang mengusung konsep green building yang ramah lingkungan dan asri. Di sana, mereka menikmati kuliner khas Banyuwangi. Ada pecel rawon, minuman secang, dan jajanan tradisional. Rio juga sempat melontarkan kekagumannya dengan perkembangan Banyuwangi.
"Selama sepuluh tahun terakhir, menurut kami Banyuwangi sudah melompat dengan pesat. Dan rupanya ini diteruskan dengan baik pula oleh bupati yang baru. Kami siap bersinergi dengan Banyuwangi," kata dia.
Sementara itu, Bupati Ipuk menyambut baik peluang kerja sama dengan PTPN. "Potensi perkebunan kami cukup luas. Ada kakao, karet, dan kopi Banyuwangi yang sudah merambah ekspor. Kerja sama dengan PTPN tentu membuka harapan baru bagi sektor perkebunan di Banyuwangi," kata Ipuk.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Santuni 1.000 Anak Yatim di Akhir Tahun 1444 H, Gubernur Khofifah: Wujud Syukur dan Mohon Keberkahan bagi Jawa Timur
- Viral Isu Polisi Bisa Akses Sirekap, Aliansi Peduli Demokrasi Demo KPU dan Polres Jember
- Bupati Probolinggo Gus Haris Tanggapi Bijak Isu Pemanfaatan Sumber Air Ronggojalu oleh Kabupaten Lumajang