Fathorrachman, satu dari tiga tersangka kasus judi yang ditangkap Polrestabes Surabaya pada 4 Oktober 2018 lalu dikabarkan meninggal di tengah menghadapi proses hukumnya.
- Korban Penipuan Jual Beli Tanah Kavling di Malang Bertambah, Satu Lagi Warga Melapor
- Ngakunya Sakit, Pas Dipantau KPK Walikota Ambon Ternyata Jalan-jalan ke Mall
- KPK di Urutan Teratas Sebagai Lembaga Paling Efektif Berantas Korupsi
"Meninggal kemarin diruang ICU Bhayangkara sekira pukul 15.20 (sore), tersangka ini dirawat sejak 1 November lalu," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran dikutip Kantor Berita , Senin (5/11) yang juga membenarkan, jika jenasah politisi Hanura ini sudah dibawa oleh keluarganya ke Blegah, Bangkalan, Madura.
Meninggalnya Fathorrachman ini juga akan menutup cerita pidana yang telah sidik oleh Penyidik Polrestabes Surabaya.
"Khusus untuk tersangka yang meninggal dihentikan penyidikannya," ujar Sudamiran.
Seperti diketahui, Anggota Komisi D DPRD Bangkalan ini ditangkap bersama seorang Kades berinisial SAM. Pesta judi ditempat Karaoke Pub Broadway yang berada di kawasan Mayjend Sungkono Surabaya tersebut juga berhasil menangkap Pemilik Karaoke Rasa Sayang, Heri Kuncoro yang menjadi bandar pada kasus judi ini.
Selain mengamankan ketiga tersangka, petugas berhasil mengamankan uang sebesar Rp 17 juta rupiah dan 17 kartu domino serta satu senjata tajam.[aji]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Polisi Usut Kasus 5 Petani Probolinggo Mendadak Punya Hutang Rp 25 Juta di Bank
- Firli Bahuri Segera Ditahan
- Diperiksa KPK Hampir 11 Jam, Paman Mardani H Maming Bungkam