Dua Legislator Ini Benarkan Sejumlah Anggota DPRD Surabaya Terkonfirmasi Positif Covid-19

Anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto dan Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono/Rep
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto dan Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono/Rep

Sejumlah anggota DPRD Surabaya dipastikan terpapar COVID-19. Hal itu terungkap setelah hasil tes swab beberapa anggota dewan terkonfirmasi positif Covid-19.


Anggota Komisi D DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto membenarkan adanya kabar sejumlah koleganya terpapar Covid-19.

Meski begitu, ia mengaku tak tahu pasti jumlah anggota DPRD yang positif Covid-19.

"Iya benar. Tapi kalau jumlah persisnya saya gak tahu ya," ujar Herlina, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (10/6).

Menurut Herlina, saat ini anggota DPRD yang ada di fraksi-fraksi telah diimbau untuk melakukan tes swab. 

Tak hanya itu, bagi yang telah dinyatakan positif maupun masih menunggu hasil tes juga diimbau untuk tak beraktivitas dahulu.

"Masing-masing anggota dewan sudah diimbau melakukan tes swab. Kemudian yang sudah terindikasi positif atau masih menunggu hasil swab disarankan tidak beraktivitas atau karantina mandiri," tutur Herlina

Bahkan ia mengaku juga telah menjalani sebab memastikan kondisi tubuhnya.

"Saya sendiri sudah swab hari ini. Dan hasilnya negatif," tukas anggota DPRD dari Fraksi Demokrat itu.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono juga membenarkan adanya sejumlah anggota dewan yang terpapar Covid-19. 

Ia menyebut, kabar mengenai ada yang terpapar sudah diketahui sejak Rabu (9/6).

"Iya. Tapi kena di mana saya juga nggak tahu," terang Baktiono.

Baktiono menjelaskan ia mengetahui ada anggota DPRD yang terpapar setelah diberitahu rekannya di Komisi C yang mengeluhkan ada gejala. Karena ada gejala itu, rekannya kemudian tes swab dan diketahui hasilnya positif.

"Kemarin. Hari Selasa. Yang laporan tadi Mas Abdul Ghoni karena mengeluh badannya meriang dan serak semua. Setelah swab ternyata positif," kata Baktiono.

"Karena dia satu komisi dengan saya. Dan waktu ke Blitar satu mobil dengan saya dan Kadar (Sukadar-anggota komisi C). Maka saya juga langsung swab. Begitu Mas Ghoni dinyatakan positif. Hasilnya, saya dan Kadar negatif," pungkas Baktiono.