Moeldoko Tidak Pernah jadi Kader Demokrat, Darimana Cara jadi Ketua Umum?

Lokot Nasution berorasi pada Mimbar Umum di Halaman Kantor DPD Demokrat Sumut/RMOLSumut   
Lokot Nasution berorasi pada Mimbar Umum di Halaman Kantor DPD Demokrat Sumut/RMOLSumut  

DPD Partai Demokrat Sumatera Utara menggelar mimbar umum. Kegiatan itu, digelar di halaman kantor DPD Demokrat Sumatera Utara, di Jalan Sudirman, Medan, Senin (12/6).


Ketua DPD Demokrat Sumatera Utara, M. Lokot Nasution turun langsung menyampaikan orasi di hadapan ratusan kader dari jajaran pengurus DPC dari beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara.

“Kita akan melawan jika hukum di negeri ini tidak dijalankan dengan benar,” lantang Lokot didampingi Sekretaris DPD Demokrat Sumut Yudha Johansyah dan Wakil Ketua DPD Demokrat Sumut Akhyar Nasution.

Lokot mengatakan, upaya-upaya pembegalan kepengurusan Partai Demokrat hingga saat ini masih terus dilakukan oleh Moeldoko. Hal ini ditandai oleh permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh Moeldoko ke MA.

“Ini sudah yang kesekian kalinya dia kalah dalam pengadilan. Tapi kenapa sampai saat ini masih terus ngotot," katanya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumut.

"Negara harus hadir menegakkan hukum terhadap upaya pembegalan Partai Demokrat ini,” sambungnya.

Ditambahkan Lokot, mereka mengaku heran dengan sikap ngotot Moeldoko yang terus menginginkan kursi ketua umum.

Padahal, hingga saat ini sosok yang masih menjabat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) tersebut sama sekali tidak memiliki legalitas sebagai kader Demokrat.

“Ini yang kita heran, Moeldoko itu tidak punya KTA Demokrat. Lantas dari mana caranya tiba-tiba mau jadi ketua umum?" tandasnya.