Sebanyak 52 Khafilah Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) asal Kabupaten Sidoarjo, Selasa (22/10) resmi diberangkatkan Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah.
- Semua Sekolah di Bondowoso Lakukan Pembelajaran Tatap Muka Pasca Lebaran
- Pasca Diresmikan Jokowi, AMN Berfungsi Sebagai Tempat Pembinaan Kebangsaan
- Luncurkan Mobil Ramah Lingkungan, Tim Sapuangin ITS Siap Kompetisi di Asia Shell Eco Marathon 2023
Diharapkan oleh bupati, pada momen itu, para kafilah dapat mendulang kembali predikat juara umum.
Kabag Kesra Setda Sidoarjo M. Zainul Arifin mengatakan, di ajang MTQ tingkat Jatim ke 28 yang diselenggarakan di Kabupaten Tuban ini, akan diikuti seluruh kabupaten/kota se Jawa Timur, termasuk Kabupaten Sidoarjo.
Seluruh cabang yang diperlombakan akan diikuti, mulai cabang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqoh Hifdil Quran (MHQ), Musabaqoh Fahmil Quran (MFQ), Musabaqoh Sarhil Quran (MSQ), Musabaqoh Khotil Quran (MKQ), Tafsir hingga Tartil.
"Ada 19 golongan dari tujuh cabang yang diperlombakan. Dan untuk menjadi juara umum, panitia memberikan penilaian tersendiri, dan setiap cabangnya ada poin penghitungannya,†kata Zainul Arifin kepada Kantor Berita .
Sementara di ajang MTQ tingkat provinsi Jatim itu, Kabupaten Sidoarjo kerap menyandang predikat sebagai juara umum.
Mulai MTQ 2002 di Kabupaten Sidoarjo, MTQ 2005 di Kabupaten Sumenep dan terakhir MTQ 2007 di Kabupaten Blitar.
"Saya minta seluruh kafilah tetap bersemangat dan menjaga kebersamaan, dan jangan lupa bawa nama baik Sidoarjo,†ujar Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.
Sementara itu untuk memberikan semangat meraih juara umum, sudah disiapkan bonus ratusan juta rupiah hingga ibadah umroh.
Dan pemberian bonus ini, mendapatkan dukungan dari ketua DPRD Sidoarjo H.Usman M.Kes.
"Kita dorong agar peserta MTQ dari Sidoarjo semakin semangat dalam meriah juara umum. Anggaran juga sudah disiapkan dan mencukupi untuk pemberian reward baik itu uang tunai maupun hadiah ibadah Umroh,†jelas Usman.[sp/aji
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Ubaya Gelar Studium General Seri Enam Menakar Indonesia ke Depan
- Profesor Wuye Resmi Dikukuhkan Sebagai Guru besar Ilmu Fitopatologi Fakultas Pertanian Unmer Madiun
- Antisipasi Korupsi, Pemkab Kediri Gelar Sosialisasi Anti Korupsi