RMOLBanten. Beredarnya bawang merah palsu atau bawang Bombay kecil dari India dengan bentuknya menyerupai bawang merah sangat meresahkan termasuk warga Kota Serang.
- 6 Desa di Wilayah Pembangunan Kilang Minyak Tuban Dapat CSR Pendidikan
- Buka Festival 1000 Kesenian Bantengan, Bupati Malang: Harus Ada Perda Khusus
- Tour of Kemala Sukses Digelar, Kapolri: Banyuwangi Inspirasi Sport Tourism
"Para pedagang juga sudah mengetahui karakteristik bawang merah dari bawang bombai tersebut. Sebagaimana beredar informasi, kami cek di lapangan, ternyata di Kota Serang memang belum ada," kata Kepala Dinas Pertanian Anis Salam saat ditemui di Kantornya, Dinas Pertanian Kota Serang, Selasa (26/6).
Anis juga mengaku sudah mulai mengantisipasi hal itu sejak munculnya berita bawang merah palsu mulai ramai yang dapat merusak harga bawang merah lokal.
"Kami bentuk seperti panitia lokal. Nanti juga di Provinsi mungkin itu salah satu material rapat kami. Kami bentuk tim internal Dinas Pertanian Kota Serang," ujarnya.
Anis mengancam tak segan akan menyita seluruh bawang merah palsu tersebut bila ditemukan di Kota Serang, dengan terlebih dulu melakukan koordinasi bersama Diskoperindag, BPOM dan petugas Kepolisian.
"Sekarang pedagang sudah bisa megantisipasi, bisa mengetahui Modelnya. Dari segi rasa juga akan berbeda," ungkapnya. [dzk]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Kasus Covid-19 Melonjak, Panglima TNI Dan Kapolri Kunjungi Desa Di Lamongan
- Sosialisasi Prokes, Forkopimda Jatim Bersama PJ Bupati Sidoarjo Bagikan Ribuan Masker di Terminal Bungurasih
- KASAD Dudung Kukuhkan 50 Wisudawan Poltekad Kodiklatad di Batu