Menakar Kekuatan Fattah Yasin di Pilkada Sumenep

. Sejumlah nama terus bermunculan menjelang Pilkada Sumenep tahun 2020 mendatang. Selain nama Achmad Fauzi yang kini menjabat Wakil Bupati Sumenep, juga muncul tokoh birokrat, Fattah Yasin yang tak kalah menyita perhatian.


Peneliti Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam berpandangan, peluang Fattah Yasin untuk maju di Pilkada Sumenep cukup terbuka, pengalamanya sebagai birokrat dinilai menjadi modal dasar Fattah untuk running di Pilkada nanti.

"Pak Fattah sebagai putra daerah yang punya pengalaman sebagai birokrat punya peluang. Tinggal bagaimana menambah koneksi dengan para kiai sebagai patron utama,” kata Surokim dikutip Kantor Berita , Kamis, (24/10).

Diterangkan Surokim, berdasarkan geopolitik Madura, Sumenep merupakan daerah yang paling pesat pertumbuhannya termasuk dalam politik yang relatif lebih demokratis dan terbuka. Bahkan, kata Surokim, di Sumenep pertumbuhan partai politik juga berjalan baik termasuk partai yang non hijau sebagai kekuatan tradisional utama juga bisa berkembang.

"Basis pemilih hijau dengan patron utama kiai dan birokrat masih menjadi kekuatan utama di Sumenep. Siapa saja calon yang punya koneksi dengan patron tokoh utama di Sumenep tentu punya peluang dalam Pilkada. Sebagaimana dalam keyakinan masyarakat Madura, kiai, birokrat dan guru masih menjadi patron utama untuk meraih kepercayaan masyarakat,” urainya.

Untuk itu, kata Surokim, jika Fattah Yasin serius ingin merebut kursi Bupati Sumenep, masih cukup waktu untuk mempersiapkan itu semua. Termasuk menggalang kekuatan dari tokoh-tokoh simpul.

"Menurut saya tantangan utama pak Fattah Yasin adalah mendapat dukungan dari kiai dan pesantren sebagai basis utama pemilih tradisional di Sumenep,” demikian Surokim. [mkd]

ikuti terus update berita rmoljatim di google news