Menteri Agaman Lukman Hakim Saifudin bakal digarap Komisi Pemberantasan Korupsi bakal terkait dugaan perkara korupsi di lingkungan Kementerian Agama.
- Tak Mampu Tangkap Harun Masiku, KPK Disebut Seperti Macan Ompong
- Deretan Aset Doni Salmanan yang Disita Bareskrim, Sementara Nilainya Rp 60 Miliar
- Sidang Tuntutan, Hak Politik Bupati Bangkalan Nonaktif R.A Latif Dicabut 5 Tahun
Sebelumnya KPK menyegel ruangan kerja Lukman. Tim anti rasuah juga menyita dokumen dan uang sejumlah Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS yang diduga terkait pidana korupsi dari laci ruang kerja Lukman terkait jual beli jabatan.
"Yang pasti uang tersebut sudah kami sita karena seluruh barang bukti yang disita kami juga terkait dengan penanganan perkara. Nanti akan kami telusuri satu persatu bukti-buktinya, klarifikasi-klarifikasinya dan informasi-informasi lain yang relevan," tutur Febri.
KPK menetapkan tiga orang tersangka mulai dari anggota DPR Romahurmuziy alias Rommy bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin. Muafaq dan Haris diduga menyuap Rommy untuk mempengaruhi proses seleksi jabatan di Kemenag.
Belakangan kabar penyelidikan oleh KPK menyasar jual beli jabatan terkait penempatan rektor di perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag jadi sorotan. Muncul anggapan duit di laci Lukman yang disita terkait perkara ini. [jit]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Terbukti Korupsi Bansos Covid-19 di KBB, Aa Umbara Sutisna Dijebloskan KPK ke Lapas Sukamiskin
- Penahanan Kapal Suryani Ladjoni Dinilai Tak Jelas Dasarnya, Bakamla Terancam Dibawa ke Ranah Hukum
- Bupati Bondowoso Menangkan Gugatan Terkait Tapal Batas Kawah Ijen