. Anggota DPRD Jatim, Herry Sugiono mengungkap cerita miris para guru PAUD yang jauh dari kesejahteraan. Bahkan ada guru yang hanya digaji sebesar Rp. 20 ribu setiap kehadiran.
- Peduli Stunting, PDAM Tirta Dharma Purabaya Madiun Beri Santunan ke Warga
- PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban Luar Daerah Masih Boleh Masuk Lamongan
- Bupati Malang Paparkan Inovasi Kampung Tematik Wonosari Berseri di Depan Tim Panel KIPP 2023
Selain itu, Sugiyono juga mengungkap honor dari petugas Posyandu yang mengalami nasib sama. Padahal keberadaan Posyandu sangat penting dalam memantau perkembangan anak. Karena dari situlah banyak muncul generasi cerdas sebagai penerus bangsa. Apalagi keberadaan posyandu kini dimanfaatkan tidak saja untuk anak tapi juga lansia.
Coba kita bayangkan bagaimana kerja nereka. Dipundak mereka terdapat beban berat untuk memantau perekembangan anak dan lansia. Tapi sayang hal ini tidak diimbangi dengan honor mereka,"tegas pria yang juga Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim ini.
Untuk itu, pihaknya mendesak agar Pemprov Jatim lewat APBD-nya mengalokasikan untuk tambahan honor mereka yang selama ini sangatlah tidak manusiawi.
Kedepan ini perlu dipikirkan bersama-sama,†tutupnya. [aji]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Pemkab Jember Gelar Operasi Pasar Murah di Seluruh Pasar Tradisional
- Pangdam V Brawijaya Tinjau Pelaksanaan Tes Samapta untuk Jabatan Dandim, Danyon, Dandenintel dan Seskoad
- 2.480 Vaksin Di Bangkalan, Bupati Orang Pertama Disuntik