Ketua Harian Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Jatim, Anwar Sadad mengapresiasi KPK yang bekerja optimal dalam menjalankan fungsi pemberantasan korupsi. Sadad mengaku mengapresiasi kinerja KPK dalam OTT sang ketua umum PPP, Romahurmuzzy.
- Resmi Ditahan, Rizky Billar Terancam 5 Tahun Penjara
- Penggerebekan Sindikat Penipuan Online 10 WNA Diamankan di Citraland Surabaya
- Dugaan Pelecehan Finalis Miss Universe 2023 Naik ke Penyidikan
Dia mengatakan, OTT terhadap Rommy juga pernah terjadi pada zaman Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden. Bahkan, kata Sadad, ketika itu banyak menteri aktif yang ikut dijadikan tersangka oleh KPK. Sadad menilai, KPK tidak bisa diintervensi oleh kekuatan politik manapun.
"Di masa SBY dulu juga ada beberapa menteri aktif yanh dijerat hukum oleh KPK.Memang sudah seharusnya Negara tidak mengintervensi hukum," tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Surabaya pada pagi tadi. Enam orang ikut diamankan dalam OTT tersebut, salah satunya adalah Romahurmuzzy.[bdp]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Polda Jatim Siapkan Aplikasi “Si Mata Hati “ Untuk Tahanan Yang Kangen Keluarga
- Jejak Kurir Narkoba 14,8 Kg, BNNP Jatim Geledah Lokasi Lain di Madura
- Aipda M Bocorkan Cara Hindari Polisi Pada Sindikat Penjualan Ginjal ke Kamboja