Karena tak dapat solusi dari perwakilan sejumlah OPD Pemkot Surabaya, Komisi A akhirnya merekomendasikan yang isinya memberhentikan sementara kegiatan pembangunan SPBU BP-AKR.
- Kemendag Buka Festival Kemerdekaan, Ajak Masyarakat Berbuat Terbaik untuk Negeri
- PDIP Belum Pasti Gabung Pemerintahan Prabowo, Analis Nilai Pertemuan dengan Megawati Tak Menjamin Koalisi Bertambah
- Peran Penting Emil Dardak Dalam Menarik Dukungan Generasi Milenial
Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Camelia Habiba. Menurutnya dengar pendapat akan digelar kembali pada pekan ini.
"Sementara untuk berhenti sampai jum'at atau senin dengan dihadiri oleh Kepala Dinas semuanya," ungkapnya.
Bahkan lanjut Habiba, bila pemilik SPBU tetap ngotot melanjutkan pembangunan, pihaknya akan memanggil Dinas PU Bina Marga dan Pematusan agar memberikan rekomendasi terkait pengrusakan median jalan.
"Dari pada nanti PU mengirim surat ke cipta karya untuk mencabut rekomendasinya karena sudah merusak ini menyangkut kerugian," tandasnya.
Sementara anggota Komisi A lainnya, Mohammad Machmud juga mengatakan hal yang sama.
"Ada beberapa ungkapan masalah amdal lalin yang dapat mengakibatkan kemacetan. Ruas jalan terhambat. Dishib pun mengakui. Teman-teman sepakat nunggu Kepala Dinas.Stop! Semua banyak kejanggalan," pungkasnya.[bdp]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Pj Gubernur Dari Militer di Aceh Langkah Mundur
- Nyoblos Bareng Sekeluarga, Wali Kota Eri Cahyadi Sampaikan Pesan Jurdil untuk Warga Surabaya
- Masih Banyak Waktu, KIB Tidak Buru-buru Tetapkan Capres Hanya Karena Nasdem Umumkan Anies Baswedan