Unej Bebaskan Biaya Kuliah Mahasiswa Korban APG Gunung Semeru 

Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna saat menyerahkan bantuan secara simbolis/Ist
Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna saat menyerahkan bantuan secara simbolis/Ist

Kemendikbudristek memberikan bantuan kepada mahasiswa Universitas Jember asal Lumajang yang menjadi korban Awan Panas Guguran (APG) gunung Semeru. Bantuan itu berupa pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk semester gasal tahun akademik 2021/2022. 


Demikian diungkapkan Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna usai menyerahkan bantuan kepada Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati di kantor Bupati Lumajang. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor I dan III serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M). 

Selain itu, lanjut Iwan, para mahasiswa ini juga mendapatkan bantuan dari Universitas Jember berupa uang tunai dan kebutuhan lainnya yang dihimpun dari keluarga besar Universitas Jember. 

Kebijakan pemberian bantuan ini telah disampaikan langsung oleh Kemendikbudristek melalui Dirjen Dikti kepada Rektor Universitas Jember sebagai salah satu bentuk perhatian dan kepedulian agar para mahasiswa tetap bisa melanjutkan kuliahnya. 

"Kami juga menyerahkan bantuan yang berasal dari keluarga besar Universitas Jember kepada warga Lumajang yang terdampak erupsi gunung Semeru melalui Baznas Lumajang seperti yang disarankan oleh Pemkab Lumajang," ujar Iwan Taruna dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (13/12). 

Sementara Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengapresiasi bantuan dan kepedulian Unej kepada warganya. Dia menjelaskan Pemkab Lumajang terus berusaha menangani dampak APG erupsi gunung Semeru. Oleh karena itu pihaknya membutuhkan bantuan dan dukungan dari semua pihak. 

"Saat ini kami terus melakukan pencarian korban dan melakukan penanganan bagi korban seperti pembangunan hunian sementara termasuk memberikan penyembuhan trauma bagi korban," kata alumnus Fakultas Pertanian Universitas Jember ini.