PT KAI Daop 7 Madiun membantah isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap personel penjaga perlintasan sebidang. KAI memastikan tidak ada penghentian layanan maupun pengurangan personel penjaga perlintasan.
- Sajikan Panorama Indah, Jalan Di Bondowoso Diserbu Muda Mudi
- Banser Jember Bersihkan Material Masjid Annibros Akibat Longsor
- BEM Se-Madura Dukung Reaktivasi Rel Kereta Api di Madura
Manager Humas Daop 7 Madiun Kuswardojo mengatakan operasional perlintasan sebidang tetap berjalan demi menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
“Semua perlintasan sebidang di bawah pengelolaan KAI tetap dijaga dan berfungsi normal. Tidak ada petugas yang dirumahkan atau pengurangan personel,” kata Kuswardojo dikutip RMOLJatim, Kamis (13/2).
Data yang ada di wilayah Daop 7 Madiun terdapat total 216 perlintasan sebidang, dengan rincian 163 perlintasan dijaga dan 53 perlintasan tidak dijaga. PT KAI terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.
Diantaranya melalui pemantauan berkala, pemeliharaan fasilitas, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api.
KAI mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang dan mengutamakan keselamatan dengan berhenti sejenak, menengok ke kiri dan kanan sebelum melintas.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Libur Panjang Daop 7 Madiun Mencatat Penjualan 56 ribu Tiket KA
- Tiket Kereta Daop 7 Madiun Masih Tersedia Untuk Libur Panjang Imlek dan Isra Mi'raj
- Daop 7 Madiun Pastikan Perjalanan Kereta Api Normal Tak Terdampak Banjir di Semarang