Wakil Ketua Komisi VI DPR RI mengunjungi sekaligus memberikan paket sembako dan peralatan sholat untuk korban banjir di Desa Panggungrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
- Pemkot Surabaya Jalin Kerjasama dengan Blitar untuk Tekan Inflasi dan Jaga Pasokan Pangan
- Ketimpangan Perizinan Pembangunan Tempat Pendidikan di Blitar Disorot
- Siap Gencarkan Penanaman Durian Premium di Jatim, Khofifah: Peluang Ekspor Black Thorn dan Musang King ke Tiongkok Terbuka Lebar
"Bantuan ini sifatnya sementara dan jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi warga terdampak banjir, jika masih kurang kami siapkan lagi dalam beberapa waktu mendatang," ungkap Sarmuji.
Dalam kunjungan ini, Ketua DPD Golkar Jawa Timur tersebut melihat kondisi jembatan Dusun Kalibentak yang hilang tersapu banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Hilangnya jembatan ini tentu saja mengganggu akses mobilitas masyarakat, untungnya warga gerak cepat untuk membangun jembatan darurat yang sementara bisa dilewati motor," Ucap Sarmuji
Sarmuji menyoroti pembangunan Jawa Timur bagian selatan seperti Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Blitar, Malang bagian selatan dan sekitarnya.
“Rata-rata infrastruktur Jawa Timur bagian selatan masih jauh tertinggal dibandingkan dengan daerah lain khususnya dengan daerah Jawa Timur bagian utara. Pemerintah Provinsi perlu memberi perhatian khusus agar daerah ini dapat berkembang dan dapat memitigasi resiko bencana,” tambah Sarmuji
Selain itu Sarmuji berharap tumbuhnya kesadaran bersama terhadap daya dukung lingkunngan utamanya fungsi hutan yang banyak beralih ke tanaman lain khususnya tebu.
Fenomena beralihnya hutan menjadi tanaman produksi seperti tebu harus menjadi perhatian baik pemerintah maupun masyarakat. Jika penguat lahan tidak ada bisa menjadi penyebab bajir seperti yang terjadi saat ini.
"Jika kita berkunjung ke Blitar selatan seperti Kecamatan Binangun, Panggungrejo, dan Bakung banyak hutan yang berganti tanam tebu. Fenomena ini harus menjadi perhatian khusus kita semua. Perbaikan lahan dan penghijauan harus disegerakan. Tentunya tidak menyampingkan faktor kesejahteraan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya dari tanam tebu," ungkap Sarmuji.
"Kita perlu mencari solusi bersama agar kejadian-kejadian serupa seminimal mungkin tidak terulang kembali di masa mendatang. Perlu kesadaran bersama untuk mencari cara mensejahterakan rakyat tetapi tetap memperhatikan daya dukung lingkungan. Pungkas Sarmuji.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Pemkot Surabaya Jalin Kerjasama dengan Blitar untuk Tekan Inflasi dan Jaga Pasokan Pangan
- Sarmuji Serukan Syukur dan Toleransi dalam Khutbah Idul Fitri di Masjid Mujahidin
- Ketimpangan Perizinan Pembangunan Tempat Pendidikan di Blitar Disorot