Penetapan Tersangka Gus Nur Sarat Muatan Politik

Penetapan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur sebagai tersangka oleh Polda Jatim dalam kasus pencemaran nama baik lewat media sosial (Sosmed) terhadap generasi muda NU terkesan dipaksakan bahkan sarat dengan nuansa politis.


Menurut Ahmad Khozinuddin, saat kasus ini ditingkatkan ke penyidikan, pihaknya sudah sangat keberatan, sebab jati diri si pelapor belum jelas statusnya.

"Sangat keberatan pada proses penyidikan. Kalau ini pencemaran nama baik tentu pihak pelapor punya legal standing apakah dia punya wewenang atau tidak," tegasnya.

Legal standing yang dimaksud, lanjut Ahmad Khozinuddin, cukup logis. Misalnya apa dasar dari si pelapor ini, apakah dia mendapatkan kuasa dari NU. Atau, apakah dia adalah bagian besar dari pengurus NU, atau paling tidak si pelapor ini mendapatkan surat kuasa dari NU.

"Sehingga memiliki legal standing untuk bertindak atas nama NU," pungkasnya.[aji]

ikuti terus update berita rmoljatim di google news