Ketua Umum Perkumpulan Swing Voters (PSV) Indonesia, Adhie Massardi menyoroti kehadiran buzzer atau pendengung yang dinilai sangat mengganggu proses demokrasi. Mereka muncul dengan sebaran fitnah dan ujaran kebencian.
- Pimpinan Komisi X Minta Pemerintah Jangan Hanya Fokus ke Piala Dunia U-20
- Safari Politik di Lumajang, AHY Diteriaki Presiden!
- Pembiaran Pembakaran Al Quran, Ini Kata MUI Soal Swedia
"Seburuk-buruk sampah demokrasi adalah buzzer,†terangnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (6/10) kemarin.
Ada kandungan khusus dalam diri buzzer sehingga disebut paling buruk. Adhie menyebutnya sebagai kategori B3.
"Ini sampah kategori B3 (bahan berbahaya dan beracun),†urainya.
Lebih lanjut, Adhie memastikan bahwa kehadiran buzzer tidak memiliki manfaat. Mereka justru akan menjadi racun yang mematikan bagi masyarakat dan kehidupan demokrasi tanah air. Termasuk, berbahaya bagi majikannya sendiri di kemudian hari.
"Buzzer tiada guna bagi siapapun, bahkan akan segera meracuni dan mematikan pemiliknya sendiri,†demikian dilansir Kantor Berita Politik RMOL.[aji
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Mendagri: ASN Boleh Hadiri Kampanye Pilkada 2024
- Soal Keberadaan Israel di Piala Dunia U-20, LPES: Sepatutnya Kita Berpikir Jernih
- Ratusan Pegawai KPK Kenakan Pakaian Adat Saat Upacara Sumpah Pemuda