Dengan mengenakan atribut sarung dan peci, ribuan santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, mendatangi TPS (tempat pemungutan suara) untuk menggunakan hak pilihnya, Rabu (17/4).
- Kirim Tumpeng ke Para Dokter RS, Gubernur Khofifah: Terimakasih Dedikasi dan Perjuangan Seluruh Dokter Indonesia
- Buka Puslatcab KONI Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi: Pertahankan Juara Umum di Porprov 2022
- Tandatangani Pakta Integritas, 199 RHU di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat
Muhammad Syahroni Habibi (23) santri asal Kabupaten Indramayu Jawa Barat, mengaku datang ke TPS karena ingin menggunakan hak pilihnya untuk kemajuan bangsa Indonesia. Di samping itu, para santri juga disarankan untuk tidak Golput.
"Karena saya ingin menggunakan hak suara saya untuk memajukan bangsa Indonesia. Yang sudah terdaftar tidak boleh Golput," terang Syahroni kepada Kantor Berita .
Syahroni tidak bisa pulang ke kampung halaman untuk mencoblos lantaran di Ponpes masih aktif kegiatan belajar. Begitu ada penawaran mengurus surat A5, momentum tersebut ia manfaatkan untuk mendaftar.
"Ya karena kegiatan belajar masih aktif. Juga dari Pondok ada yang mau ngurus A5, ya sudah," aku pelajar kelas 2 Aliyah.
Sementara itu, Anis Iva Permatasari salah satu anggota Komisioner KPU Kota Kediri Jawa Timur menjelaskan, TPS berada di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo termasuk dalam kategori TPS DPTB (daftar pemilih tambahan).
"Di Aula Muktamar ini adalah termasuk TPS yang didirikan berbasis DPTB. Ada 8 TPS yang berada di Aula Muktamar. Di Pondok Pesantren Lirboyo ada 17 TPS," kata Anis Iva Permatasari ditemui saat sidak di Aula Muktamar bersama ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik.
Secara keseluruhan total jumlah Santri Pondok Pesantren Lirboyo yang menggunakan hak pilih memakai formulir model A5 atau menjadi pemilih pindahan mencapai 5.511.
"Mereka menggunakan hak pilihnya mulai pukul 7 pagi sampai pukul 01 siang," papar anggota komisioner yang membidangi divisi perencanaan, data dan Informasi.[ndik/aji]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Persiapkan Asesmen Nasional, PTM SMP di Surabaya Dialihkan ke Daring
- HUT Jatim Ke-76, Khofifah Serukan Jatim Bangkit dari Pandemi Covid-19 Dan Ekonomi Pulih
- Atasi Genangan Air, Pemkot Kediri Ekskavasi Sungai Dan Pasang Inlet