Kepala Desa Randujalak Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo, Hanis Nurhainis mengatakan, para penerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) sudah melewati verifikasi dan validasi data penerima.
- Anggota Dewan Pakar ICMI: Hari Lahir Pancasila Bukan 1 Juni
- Komisi C DPRD Madiun Soroti Pengelolaan Air Mandiri di Sherwood Residence Caruban
- Bupati Jember Ingatkan Camat Selalu Hati-hati Gunakan Anggaran
Sehingga verifikasi dan validasi data penerima BLT tersebut telah ditetapkan melalui musyawarah khusus desa (Musdesus) bahkan pasca pencairan juga dilaksanakan evaluasi bersama.
Selain itu, Anis mengatakan, dalam verifikasi dan validasi data penerima BLT tersebut. Pihaknya juga melibatkan BPD, RT, Kasun, tokoh masyarakat dan Bhabinkamtibmas Besuk. Artinya, warga Penerima BLT DD sudah dalam kesepakatan bersama.
"Hasil dari Musdesus, setelah dilakukan verifikasi dan validasi, penerima BLT dari Dana Desa ditetapkan sebanyak 169 KK sebagai keluarga penerima manfaat. Bahkan pasca dilaksanakan pencairan bantuan tersebut, kami juga melaksanakan evaluasi bersama. Sebab namanya juga manusia, kami masih kawatir ada masyarakat yang layak menerima tapi terlewati pendataan," jelas Hanis Nurhainis, Selasa (2/06) malam.
Dia menjelaskan, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pendataan penerima BLT-DD, agar benar-benar tepat sasaran sesuai dengan aturan yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat.
"Berpedoman pada kriteria penerima BLT, ialah warga tidak mampu ditambah lansia, penduduk yang telah kehilangan mata pencarian, serta tidak masuk pada program PKH, BPNT dan program terpadu kesejahteraan sosial," ucapnya.
Selain itu, kebijakan untuk warga yang mendapat BLT DD tersebut bukan kebijakan sepihak. Melainkan, kebijakan bersama untuk warga yang terdampak adanya covid-19.
"Saya pribadi sebenarnya ingin memberikan bantuan itu pada semua rakyat di Desa Randujalak. Akan tetapi, ada batasan. Sehingga, harus di musyawarahkan bersama yang lainnya," sebutnya.
Untuk itu, dia berharap pada warga setempat yang tidak terdata dalam penerima manfaat, akan di usulkan lewat jalur lain.
"Untuk warga yang tidak terdata dalam penerima manfaat, akan di usulkan bansos lain. Karena bantuan dampak Covid-19 z bukan hanya di BLT DD saja," pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Dua Pekan Terakhir Kasus Omicron di Surabaya Menurun
- Wali Kota Eri Minta Warga Stop Aktivitas Sejenak saat Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan Serentak di Berbagai Lokasi
- Tak Patah Semangat, Pengrajin Rotan ini Tetap Eksis di Tengah Krisis Pandemi