AHY dan Majelis Tinggi Demokrat Akan Datangi Kemenkumham

Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarief Hasan di Kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta Pusat/RMOL
Anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarief Hasan di Kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta Pusat/RMOL

Pengurus pusat dan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat se-Indonesia akan mendatangi Kantor Kementerian Hukum dan HAM. 


Hal ini disampaikan anggota Majelis Tinggi Demokrat, Syarief Hasan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/3).

Menurut Syarief, pihaknya akan mendatangi kantor Menteri Yasonna Laoly pada Senin pagi (8/3) untuk menyampaikan sikap menghadapi Kongres Luar Biasa (KLB) versi Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) yang menjadikan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketum.

"Ya kita besok akan menyampaikan bagaimana sikap Partai Demokrat menghadapi KLB abal-abal ini dengan segala bukti yang kita miliki dari sisi legalitas, sesuai dengan AD/ART," ujar Syarief dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Nantinya, kedatangan DPP ke Kemenkumham akan menunjukkan bahwa KLB versi Deli Serdang adalah abal-abal dan tidak sah karena di luar konstitusi AD/ART Partai Demokrat.

"AD/ART sama halnya dengan UUD 1945 kalau kita bernegara dan semuanya itu mengikat. Jadi kalau ada pelanggaran di luar AD/ART, itu sama dengan melanggar hukum, itu yang akan kita sampaikan besok," jelas Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Kedatangan DPP Demokrat ke Kemenkumham akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan didampingi Ketua DPD Demokrat se-Indonesia, pengurus, serta Majelis Tinggi Demokrat.

"Oh iya bawa semua (dokumen), termasuk SK dan segala macam, pokoknya kita lengkaplah," pungkasnya.