Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sukses menggelar karnaval bertemakan "Bangkit Bermartabat" dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-77. Wali Kota Malang H Sutiaji merasa bangga dan mengapresiasi peran semua pihak.
- Wali Kota Malang Tegaskan Peran Masyarakat dalam Pembangunan Saat Serahkan Penghargaan Lomba Kampung Mbois
- Kemeriahan Hardiknas 2025 di Kota Malang Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Bermutu
- Gubernur Khofifah Pastikan Lahan 9,7 Hektare di Malang Siap untuk Sekolah Rakyat Standar Internasional
"Hal ini merupakan bentuk rasa syukur kemerdekaan dan promosi (budaya dan potensi kota). Terima kasih juga para penonton yang tertib. Pawai budaya ini bukti bahwa Malang adalah miniatur Indonesia,” ujar H Sutiaji saat didampingi Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Widayati Sutiaji dengan mengenakan busana daerah Sumatera Barat, Minggu (11/9).
Dalam kegiatan karnaval yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, H Sutiaji juga sangat optimis Kota Malang turut menggerakkan ekonomi secara riil di masyarakat.
"Kami melihat, mulai penjual jajanan dan semua kuliner laris semua. Apabila kegiatan sukses, maka ekonomi pasti jalan," ujarnya dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (12/9).
Karnaval Kota Malang tersebut diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai instansi, organisasi masyarakat dan komunitas. Bahkan, puluhan ribu masyarakat tampak menyaksikan dan memadati koridor Kayutangan Heritage, Jalan Semeru hingga Jalan Ijen Kota Malang.
"Antusiasme warga dan peserta untuk menyemarakkan gelaran Karnaval Kota Malang sangat tinggi. Hal ini menguatkan aura optimisme kebangkitan di tengah tekanan ekonomi global pascapandemi," tegasnya.
Pada kegiatan karnaval tersebut, berbagai kreativitas sarat budaya dari penjuru nusantara turut menghiasi dalam menghibur penonton. Mulai dari tarian khas malang, bantengan, reog, tradisi madura, hingga kekayaan budaya Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Papua.
Selain itu, juga turut dimeriahkan dengan atraksi spektakuler dari marching band Taruna Nala, marching band 502 dan persatuan drum band Indonesia Malang
Nampak juga Wakil Wali Kota Malang, H Sofyan Edi Jarwoko yang mengenakan busana tradisional Aceh, beberapa kali turut didapuk turun panggung dan berbaur dalam nada dan gerak budaya yang ditampilkan bersama Wali Kota Malang, H Sutiaji.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Wali Kota se-Indonesia Pakai Baju Adat Meriahkan Karnaval Budaya Munas APEKSI 2025 Surabaya
- Kemeriahan Karnaval Budaya Tutup Rangkaian Munas VII APEKSI 2025 di Surabaya
- Pemkot Surabaya Siap Gelar Karnaval Budaya Munas APEKSI Malam Ini, Simak Pengalihan Arus Lintas