Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengungakapkan bahwa seluruh kader PDIP yang berada dalam jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, sebenarnya sudah menyatakan siap mundur dari barisan pembantu Presiden Joko Widodo.
- Politisi PDIP Maria Lestari 9 Jam Diperiksa KPK Saksi Kasus Tersangka Hasto
- Siap Penuhi Panggilan KPK, Hasto Sudah Semir Rambut
- Kasus Tersangka Hasto, KPK Periksa Politisi PDIP Maria Lestari hingga Ketua KPU
Namun, kata Hasto, keinginan itu ditahan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri karena dia tidak ingin stabilitas nasional terganggu karena menteri-menteri mundur dari kabinet.
Hal itu ditegaskan Hasto merespon dinamika politik terkini yang kencang mendesak PDIP menarik kadernya dari kabinet Pemerintahan Jokowi.
"Meskipun ada yang pernah mengatakan 'Kami sudah siap angkat koper', tapi buat Ibu (Megawati) kan stabilitas pemerintahan itu kan sangat penting," kata Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Selasa (23/1).
Hasto menegaskan bahwa PDIP lebih mengutamakan stabilitas nasional di atas segalanya. Karena itu, para menteri dari PDIP diminta tetap bekerja maksimal sampai akhir masa jabatan Presiden Jokowi.
"Kalau ada pihak-pihak ketiga yang memanfaatkan kegoncangan politik itu, PDIP lebih mementingkan kepentingan rakyat bangsa dan negara," ujarnya.
Menurutnya, kerja nyata terhadap rakyat tidak boleh terganggu karena adanya sebuah Pemilu 2024.
"Karena ujung-ujungnya kan rakyat. Pemilu itu kan sudah biasa kita ikuti, setiap lima tahun. Sehingga yang penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas Pemilu itu," tandasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Megawati Banjir Ucapan Selamat di HUT ke-78: Teruslah Merawat Bumi Pertiwi
- Politisi PDIP Maria Lestari 9 Jam Diperiksa KPK Saksi Kasus Tersangka Hasto
- Bambang Pacul: Pendidikan Politik Jadi Syarat Mutlak Demokrasi Ideal