Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan destinasi wisata yang ada di Kota Pahlawan untuk menawarkan pengalaman baru bagi para pelancong, serta menciptakan peluang lapangan kerja yang lebih luas bagi warga setempat.
- Dishub Surabaya Tertibkan 7 Jukir Liar di Kawasan Kota Tua Zona Eropa
- Revitalisasi Kota Tua, Pemkot Surabaya Bangun Museum dan Replika Mobil AWS Mallaby di Taman Sejarah
- Kota Tua Surabaya: Pesonamu yang Tak Lekang oleh Zaman
Karenanya, Pemkot Surabaya melakukan revitalisasi di Kota Lama Surabaya sebagai salah satu destinasi wisata berbasis sejarah dengan melestarikan dan mengoptimalisasikan bangunan cagar budaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya kembali menghidupkan suasana tempo dulu di kawasan Kota Lama Surabaya dengan cara mengoptimalisasikan fungsi bangunan cagar budaya di kawasan tersebut.
“Kami ingin menawarkan pengalaman melalui kegiatan wisata yang menarik dan edukatif yang bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat termasuk pihak swasta,” kata Wali Kota Eri dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (15/6).
Ia melanjutkan, Kota Lama Surabaya merupakan kawasan yang merekam sejarah panjang perkembangan Kota Pahlawan sejak abad ke-17 hingga ke-20.
Pada masa itu, kawasan Kota Lama Surabaya tidak hanya sebagai pusat kota, namun juga sebagai pelabuhan, industri, dan perdagangan yang dihuni berbagai etnik/bangsa.
“Sehingga kini, Kota Lama Surabaya terbagi menjadi beberapa situs atau zona berdasarkan karakteristik bangunannya, yakni zona Eropa, Pecinan, Arab dan Melayu,” pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Dishub Surabaya Tertibkan 7 Jukir Liar di Kawasan Kota Tua Zona Eropa
- Revitalisasi Kota Tua, Pemkot Surabaya Bangun Museum dan Replika Mobil AWS Mallaby di Taman Sejarah
- Kota Tua Surabaya: Pesonamu yang Tak Lekang oleh Zaman