Integritas jaksa dalam menindak kasus hukum menjadi satu amanat Presiden Joko Widodo yang berusaha dijaga Jaksa Agung, ST Burhanuddin.
- Diduga Sebar Hoaks Soal Pengepungan Gedung Kejagung Oleh Brimob, Jaksa Agung Akan Dilaporkan ke Bareskrim
- Kasus Guru Supriyani, Kapolri dan Jaksa Agung Diminta Revisi Peraturan Restorative Justice
- Jaksa Agung Didesak Bebaskan Guru Honorer Supriyani
Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, ST Burhanuddin memberikan peringatan kepada selluruh anak buahnya agar bekerja dengan menjaga integritas penega hukum.
"Jangan pernah main-main dengan integritas!" tulis ST Burhanuddin yan dikutip Rabu pagi (6/10).
Dalam hal integritas jaksa, ST Burhanuddin mengajak jajarannya berefleksi ke dalam acara pembukaan Rapat Kerja Kejaksaan RI 2020 lalu. Di mana dalam momentum tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya terhadap Kejaksaan yang menurutnya merupakan wajah penegakan hukum Indonesia.
Sehingga, dalam kesempatan tersebut Jokowi menekankan bahwa setiap tingkah laku dan sepak terjang jaksa dalam penegakan hukum akan menjadi tolok ukur wajah di mata dunia.
"Oleh karena itu, penguatan terhadap pengawasan dan penegakan disiplin internal dalam tubuh Kejaksaan adalah hal yang tidak dapat ditawar lagi," demikian ST Burhanuddin, dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Diduga Sebar Hoaks Soal Pengepungan Gedung Kejagung Oleh Brimob, Jaksa Agung Akan Dilaporkan ke Bareskrim
- Kasus Guru Supriyani, Kapolri dan Jaksa Agung Diminta Revisi Peraturan Restorative Justice
- Jaksa Agung Didesak Bebaskan Guru Honorer Supriyani