Kurniawan Dwi Yulianto, mantan pemain Samdoria Primavera era tahun 1994 yang ditunjuk sebagai Asisten Pelatih Serie B Liga Italia, Como 1907, memberikan pembekalan dan pengalamannya kepada seluruh para orangtua, pelatih dan para pemain muda di Sekolah Sepakbola (SSB) Gators Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/1).
- Ini Pesan Kurniawan Dwi Yulianto Pada Pemain Timnas Pelajar Indonesia
- Coaching Klinik Bersama Kurniawan Dwi Yulianto, Orangtua: Kami Jadi Paham Pentingnya Pembinaan Sepakbola Usia Dini
- Kurniawan Dwi Yulianto Hadiri Coaching Klinik di Gators Surabaya
"Saya termasuk iri kepada para pemain bola sekarang. Dulu saya mau main bola saja diomelin orangtua, karena di sepakbola tidak bisa menjadi pegangan hidup. Terkadang saya harus nangis di dalam angkot hingga saya bolos sekolah dan mengaji. Itu demi saya ingin bermain bola," cerita Kurniawan dikutip Kantor Berita RMOLJatim.
Ditambahkan Si Kurus, julukan Kurniawan, dirinya pernah bermimpi untuk menjadi pemain bola yang sukses. Dan keinginannya itu akhirnya terwujud dari buah kerja kerasnya.
"Saya punya mimpi ingin bisa masuk televisi dan ingin bisa naik pesawat. Itu mimpi saya. Saya terus berusaha dan sekarang semua itu bisa saya raih dengan perjalanan panjang," ujar pemilik License A Pro ini.
Kepada para pelatih, Kurniawan berpesan agar setiap pelatih memiliki licensi kepelatihan yang tinggi terutama pelatih SSB Gators Surabaya.
"Dengan licensi yang amat sangat minim itu sangat berpengaruh dalam hal pembinaan dan pelatihan tentunya. Edukasi serta mendapatkan ilmu dalam hal kepelatihan tentu akan dituangkan dalam melatih terutama SSB maupun akademi," terangnya.
Di tempat yang sama Ketua Umum Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Subagja Suihan mengatakan, BLiSPI dan SSB Gators Sentra Surabaya berkomitmen untuk membina pemain muda sehingga bisa menjadi bintang sepakbola, menjadi contoh dalam perjalanan suksesnya.
"Menjadi pemain sukses seperti legenda Timnas Indonesia tidak mudah. Untuk menjadi pemain seperti Kurniawan Dwi Yulianto, seorang pemain harus memiliki motivasi tinggi. Dengan adanya Kurniawan Dwi Yulianto dalam Coaching Klinik ini, dapat menjadi inspirasi bagi orangtua dan anaknya yang giat bermain sepakbola," tutupnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Pembenahan Sepak Bola Indonesia Harus Dilakukan Secara Piramida
- Menang Telak, SSB Bintang Kota Juarai Dandron Cup 21/AAY KU12
- Inilah Para Juara Piala Dandron Cup 21/AAY KU8 dan KU10