Demo Omnibus Law Jilid 2, Kantor Bupati Banyuwangi Jadi Jemuran Celana Dalam

Demonstrasi Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja jilid 2 di Banyuwangi/RMOLJatim
Demonstrasi Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja jilid 2 di Banyuwangi/RMOLJatim

Papan nama Kantor Bupati Banyuwangi oleh massa aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja jilid 2 diberi celana dalam layaknya jemuran. Massa mengatasnamakan Aliansi Banyuwangi Bergerak.


Sekitar ratusan demonstran duduk di depan kantor bupati Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi. Berbagai poster, banner dan tulisan-tulisan terpampang sebagai bentuk penolakan dibentangkan.

Yang menggelitik, sekitar 8 buah celana perempuan dan laki-laki dalam ditempelkan pada papan nama kantor bupati Banyuwangi. Disebelahnya, terdapat sebuah poster bertuliskan, "Kantor Satgas Omnibus Law".

"Undang-undang cipta kerja merupakan produk baru atas keotoriteran wajah rezim terkini. Undang-undang cipta kerja membuka jalan baru akan langgengnya penindasan dan sekaligus jalan baru akan sarat kepentingan oligarki," serunya seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (22/10).

Suasana di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB sedikit memanas. Beberapa kali letusan petasan terdengar diarahkan ke halaman kantor Pemkab Banyuwangi.

Hingga saat berita ini ditulis, konsentrasi massa aksi berpusat di pintu sebelah timur Kantor Bupati Banyuwangi.

Sejumlah aparat dari kepolisian, TNI dan Satpol-PP nampak bersiaga.

Namun demikian, massa aksi kembali tenang saat orator membaca salawat.