Di Kendal, Penambang Tradisional Tewas Tertimpa Longsoran Batu

Suasana saat terjadi longsor /RMOLJatim
Suasana saat terjadi longsor /RMOLJatim

Seorang penambang material yang dilakukan secara manual atau tradisional  di Ngawi, Jawa Timur dinyatakan tewas dilokasi kejadian. Peristiwa kecelakaan kerja tersebut terjadi di lokasi tambang batu di Dusun Malang, Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Ngawi sekitar pukul 08.00 WIB, Senin, (26/10).


Informasi yang dikumpulkan Kantor Berita RMOL Jatim menyebutkan, korban tewas atas nama Sukimin pria 55 tahun, yang tidak lain warga sekitar lokasi tambang.

Kejadian nahas yang menimpa korban berawal sekitar pukul 07.00 WIB. Seperti biasa Sukimin pagi itu melakukan aktivitas bersama dua rekannya Suprapto dan Sugito dengan alat linggis.

"Saat di ketinggian 30 meter di lokasi tambang tradisional mendadak ada batu longsor dan menimpa korban. Kontan saja orang disekitarnya berusaha melakukan pertolongan namun korban sudah meninggal," terang Kapolsek Kendal AKP Suparno.

Setelah diperiksa petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Kendal korban mengalami sejumlah luka. Seperti tulang iga bawah dada kiri mengalami patah, tulang dahi bagian kiri retak dan pergelangan tangan kiri terlihat memar.

Petugas pun berinisiatif untuk melakukan autopsi pada mayat korban di RSUD dr Soeroto Ngawi. 

Namun pihak keluarga keberatan dengan alasan menerima peristiwa yang dialami korban sebagai musibah. 

Jenasah Sukimin langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU terdekat. Guna menindaklanjuti peristiwa nahas tersebut.