RSPAL dr. Ramelan Berhasil Gelar Operasi Transplantasi Ginjal Pertama Kali

Tangkapan layar operasi transplantasi organ (ginjal) pertama di RSPAL dr. Ramelan, Surabaya, Selasa (20/2)/ist
Tangkapan layar operasi transplantasi organ (ginjal) pertama di RSPAL dr. Ramelan, Surabaya, Selasa (20/2)/ist

Setelah berhasil melaksanakan berbagai tindakan operasi dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan melewati rangkaian kegiatan termasuk syarat medis serta administratif, Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Laut (RSPAL) dr. Ramelan bekerjasama dengan RSUP Dr. Karyadi Semarang berhasil melaksanakan operasi transplantasi organ (ginjal) pertama di RSPAL dr. Ramelan, Surabaya, Selasa (20/2). 


Hal ini menjadikan RSPAL dr. Ramelan yang merupakan rumah sakit tipe A atau tingkat I sekaligus sebagai pusat rujukan di wilayah timur, menjadi Rumah Sakit TNI pertama yang melaksanakan transplantasi organ ginjal.  Momentum keberhasilan ini sebagai tanda grand launching transplantasi organ ginjal oleh Rumah Sakit Pusat TNI AL tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam sambutannya secara daring menyampaikan bahwa rendahnya jumlah transplantasi di dalam negeri salah satunya disebabkan karena masih terbatasnya rumah sakit yang mampu menyelenggarakan pelayanan tersebut.

"Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya kegiatan ini, RSPAL dr. Ramelan mampu menyelenggarakan transplantasi ginjal secara mandiri," ungkap KSAL.

Legalitas pelayanan transplantasi ginjal diawali dengan visitasi oleh Kementerian Kesehatan RI bersama Komite Transplantasi Nasional serta Tim Ad-HOC pada tanggal 17 Mei 2023 terhadap bidang manajemen, administrasi, ketenagaan, sarana prasarana, peralatan, dan kelengkapan regulasi pelayanan kesehatan transplantasi organ.

Pada kesempatan yang sama, Kepala RSPAL dr. Ramelan Laksamana Pertama TNI dr. Sujoko Purnomo menyampaikan bahwa, pelaksanaan transplantasi ginjal yang dilaksanakan saat ini pada hakikatnya adalah suatu terobosan RSPAL dr. Ramelan guna meningkatkan kontribusi TNI AL dalam pelayanan kesehatan bagi bangsa dan negara, terutama bagi prajurit, keluarga, serta masyarakat.