Ramadan, Pj Bupati Probolinggo Pimpin Kerjabakti Massal di Lokasi Banjir Dringu

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto saat dilokasi banjir Dringu Kabupaten Probolinggo. /Ist
Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto saat dilokasi banjir Dringu Kabupaten Probolinggo. /Ist

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto bersama Kapolres Probolinggo dan Dandim 0820 Probolinggo Pimpinan kerja bakti massal.


Kerja bakti massal itu dilakukan oleh Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, pasca banjir yang menenggelamkan tiga desa di Kecamatan Dringu.

Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, kalau dihari pertama bulan puasa ini bukan menjadi halangan untuk berkarya.

Menurutnya, di hari pertama bulan Ramadan ini, memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

Sehingga kerja bakti membersihkan sisa material akibat banjir di Kecamatan Dringu tetap dilakukan Pemkab Probolinggo.

"Hal itu sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas untuk membantu warga yang terdampak banjir, terlebih dalam suasana bulan Ramadhan yang penuh hikmah," katanya di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Selasa (12/03).

Ugas memimpin langsung kerja bakti membersihkan lokasi terdampak banjir di Desa Kedungdalem dan Desa Dringu dengan melibatkan karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo serta anggota TNI dan Polri.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Kecamatan Kraksaan yang dipimpin langsung oleh Pj Bupati Ugas, kemudian dilanjutkan peninjauan sekaligus kerja bakti di lokasi permukiman warga terdampak banjir.

Untuk kegiatan kerja bakti, peserta dibagi menjadi dua kelompok yaitu di Desa Kedungdalem dan Desa Dringu yang cukup parah terdampak banjir.

"Kerja bakti tersebut juga untuk melihat dari dekat kondisi di lapangan sekaligus melakukan pendataan terkait kebutuhan masyarakat dan kerusakan yang terjadi baik permukiman warga maupun fasilitas umum termasuk tanggul pengaman," tuturnya.

Dari hasil pendataan tersebut, menurut dia, akan segera dilakukan langkah-langkah tindak lanjut sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

"Kami fokus pada pembersihan dan dukungan dapur umum sambil melakukan penanganan secepatnya. Kami tetap berkoordinasi dengan pusat dan Pemprov Jatim, namun untuk hal-hal yang krusial ditangani secepatnya oleh pemerintah daerah," katanya.

Usai meninjau rumah warga yang terdampak banjir, Ugas memantau proses pembersihan Jalan Daendels yang menghubungkan Desa Kedungdalem dan Desa Dringu dengan menggunakan alat berat dari Dinas PUPR dan kendaraan berat dari Dinas Lingkungan Hidup.

Selain itu, satu unit mobil pemadam kebakaran ikut membantu proses pembersihan sisa lumpur di jalan. Ugas juga ikut membersihkan sisa lumpur menggunakan selang penyemprot air pemadam kebakaran.

Berdasarkan data BPBD Probolinggo jumlah yang terdampak banjir di Kecamatan Dringu mencapai 3.109 kepala keluarga (KK) tersebar di empat desa yakni Desa Dringu sebanyak 1.050 KK, Desa Kedungdalem sebanyak 1.500 KK, Desa Kalirejo sebanyak 500 KK, dan Desa Tegalrejo sebanyak 59 KK.(adv)