Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, telah melakukan pendistribusian Zakat Infaq dan sodakoh (ZIS) sebesar Rp 7,145 miliar selama tahun 2018.
- 10 Hari Pertama Ramadan, Satpol PP Surabaya Segel Tempat Hiburan hingga Tertibkan Perang Sarung
- Sekolah Darurat, Cara Polres Bondowoso Hilangkan Trauma Anak Korban Banjir Bandang Ijen
- Turut Prihatin Tragedi Kanjuruhan, Konser Tour Dewa 19 di Jawa Timur Ditunda
"Para penerima dana Baznas ini, adalah para Khufaddz (Penghafal Al Qu'ran), para guru anak berkebutuhan khusus non PNS serta beasiswa bagi murid SD, SMP dan SMA," ujarnya dikutip Kantor Berita , Selasa (11/12).
Meski Baznas Gresik telah mengumpulkan dan menyalurkan sebesar Rp 7,145 miliar atau sekitar 96 persen, namun hal itu belum memenuhi target pengumpulan ZIS Baznas Gresik tahun 2018 ini.
Yang dipatok sebesar Rp 7,5 miliar, artinya masih kurang Rp 400 juta untuk bisa memenuhi target itu," ungkapnya.
Sementara, untuk tahun 2019 pihak Baznas Gresik menargetkan perolehan dana Baznas sebesar Rp 8,5 milliar. Target ini dihitung seiring dengan naiknya penghasilan masyarakat Gresik saat ini,†tegasnya.
Melihat capaian Baznas, Asisten Bupati Gresik Bidang Administrasi Umum Tursilowanto Hariogi sangat apresiatif dan pihak menyatakan sangat mendukung pengumpulan dan penyaluran ZIS ini.
"Kami usulkan Baznas Gresik nantinya juga berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades), Lurah maupun perangkat lainnya yang berpotensi bisa untuk mengumpulkan ZIS," tandasnya.[eze/aji
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- DPRD Surabaya Dorong Stikerisasi Lapak Hewan Kurban
- Gubernur Khofifah Bersama Pimred Media Kompak Nobar, Perkuat Sinergi Pers dengan Pemprov Untuk Jatim Lebih Hebat
- DAS Wrati Dan GMBI Pasuruan Bagikan Ribuan Masker