Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Timur Ahmad SIlahuddin mendorong agar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ikut bertarung di Pilpres 2024.
- Kemeriahan Hardiknas 2025 di Kota Malang Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Bermutu
- Google Nobatkan Jatim sebagai Pelopor Transformasi Digital Pendidikan, Gubernur Khofifah Optimis Jadi Role Model Daerah Lain
- Pimpin Upacara Hardiknas 2025, Gubernur Khofifah Sampaikan Pemprov Jatim Siapkan Paket Kebijakan Pendidikan Rp 126,236 Milyar Serta Tegaskan SPMB Berintegritas dan Objektif
Khofifah dianggap figure yang layak dan mumpuni, karena berhasil memajukan perekonomian di Jawa Timur.
“Terkait dengan gubernur Jatim, kami kalau bisa bu Khofifah bisa naik menjadi naik sebagai salah satu kandidat Cawalon wakil presiden,” katanya di kantor DPRD Jatim pada Kamis (12/10).
Anggota DPRD Jatim dari Dapil Jombang-Mojokerto itu menilai Khofifah punya basis massa yang kuat di Jatim. Disamping itu, Khofifah juga dianggap bisa mewakili kaum perempuan dan emak-emak.
“Disamping itu Pemprov Jatim banyak penghargaan dan Khofifah bisa diterima dan Jatim bisa terkenal sampai ujung sampai peolosok desa,” tambahnya.
Gus Adi berharap, Pilpres 2024 yang akan berlangsung pada bulan Februari berlangsung kondusif, aman dan damai. Menurut dia, masyarakat harus menjaga kerukunan dan solidaritas, meski mereka berbeda pilihan.
“Kami mewakili teman-teman fraksi di DPRD Jatim menimbau supaya menjaga konfusifitas. Beda pilihan biasa, tapi kita harus mengedepanan kemasalahatan dan kerukunan agar pemilu bisa berjalan dengan harapan bersama. Bisa menghasilkan pemimpjn beritegritas dan jatim kedepan lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Hardiknas 2025, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pendidikan Inklusif dan Bebas Pungli
- Kemeriahan Hardiknas 2025 di Kota Malang Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Bermutu
- Google Nobatkan Jatim sebagai Pelopor Transformasi Digital Pendidikan, Gubernur Khofifah Optimis Jadi Role Model Daerah Lain