Polri dan TNI yang terus memobilasi aparat keamanan dan melakukan langkah-langkah persuasif terkait wacana people power atau revolusi.
- Komunitas Alumni Santri Banyuwangi Ajak Sukseskan Pilkada, dan Doakan Ipuk-Mujiono Menang
- Bawaslu dan Kominfo Intens Awasi Medsos di Masa Tenang
- Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacalon Walikota Blitar 2024, Cerita Trijanto Pernah Bergerak Bersama Megawati dan Gus Dur
Sebaliknya, hal yang harus kita lakukan sebagai sesama anak bangsa justru mendorong semua lapisan masyarakat untuk tetap fokus pada kegiatan ibadah Puasa Ramadhan dan melakukan persiapan menyongsong Idul Fitri tahun ini.
"Kita memiliki tanggung jawab yang sama agar Indonesia tetap kondusif, kendati ruang publik masih bising karena dijejali isu-isu tentang hasil Pemilu 2019," jelas Ketua DPR Bambang Soesatyo dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/5).
Isu atau wacana tentang people power dan revolusi telah direspons dengan bijaksana dan terukur oleh Polri. Masih berkaitan dengan kedua wacana itu, pemerintah pun telah menunjuk sebuah tim untuk mengkaji aspek hukum dari ucapan atau pernyataan sejumlah pihak untuk mencegah terjadinya perpecahan bangsa
"Keputusan Pemerintah dan Polri memilih soft approach untuk isu people power dan revolusi menjadi bukti bahwa aspek keamanan nasional dan ketertiban umum masih berada dalam kendali TNI, Polri dan aparat penegak hukum lainnya. Pilihan soft approach itu juga menjadi bukti bahwa pemerintah bersama TNI dan Polri tidak panik. Sebab, Indonesia pada dasarnya memang sangat kondusif hingga pasca pengumuman KPU," katanya.
Karena itu, lanjut Bambang, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk cemas atau khawatir. Kebisingan yang timbul karena isu-isu seputar hasil Pemilu 2019 diyakini tidak akan menjerumuskan negara ini dalam situasi tidak kondusif.
"Tidak ada ketegangan yang mengganggu roda pemerintahan. Presiden Joko Widodo terus blusukan ke sejumlah daerah, sementara DPR pun mulai menjalani masa siding," kata Bamsoet, sapaan karib Bambang.
Menurutnya, daripada mengikuti isu yang digoreng para politisi, Ketua DPR justru mendorong semua elemen masyarakat untuk fokus melaksanakan ibadah Puasa Ramadan. [bdp]
ikuti terus update berita rmoljatim di google news
- Sowan Ke Ponpes Nurul Jadid, Airlangga Mohon Didoakan Lancar Pimpin Indonesia
- Peringati Bulan Muharram dan Kemerdekaan, PPP Jombang Berbagi Peduli
- Kembalinya Romahurmuziy Bisa jadi Senjata Lawan Politik PPP