Lantaran Japri Istri Tetangga, Tewas Digorok

Kapolres Malang dan Kasatreskrim Menunjukkan Barang Bukti saat Rilis/RMOLJatim
Kapolres Malang dan Kasatreskrim Menunjukkan Barang Bukti saat Rilis/RMOLJatim

Merasa jengkel karena hubungan rumah tangganya rusak, pria asal Pagelaran, Kabupaten Malang bernama Mat Jikin (34) menggorok leher tetangganya, Abdul Manan (42) hingga tewas di tempat.


Seperti dikatakan pelaku yaitu Mat Jikin, melakukan pembunuhan disebabkan lantaran jengkel, karena hubungan rumah tangganya hancur.

" Saya Jengkel, karena merusak hubungan rumah tangga. Istri saya yang berada di luar negeri, diinbok melalui facebook. Saya dijelek-jelekin, sehingga hubungan saya rusak," ungkapnya saat kasusnya dirilis di halaman Polres Malang dikutip Kantor Berita RMOLJatim Kamis (19/11)

Pembunuhan tersebut berhasil diungkap oleh Jajaran Polres Malang yang bekerjasama dengan Polsek Pagelaran seusai mendapat laporan dari warga.

"Awalnya kami mendapat laporan dari warga sekitar. Bahwa ada mayat bersimpah darah. Setelah itu Polres yang bekerjasama dengan Polsek setempat berhasil mengungkap dan menangkap pelaku," ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Peristiwa pembunuhan itu, lanjut Hendri Umar, terjadi pada pagi hari sekitar jam 09.00 pagi. Yang mana Pelaku hendak menuju ke ladang sawahnya.

"Kejadian pembunuhan terjadi sekitar jam 9 pagi. Ketika pelaku hendak menuju ke ladang sawahnya. Kemudian dalam perjalanan menuju ladang sawahnya, melewati warung kopi dan pelaku melihat korban. Setelah itu pelaku memanggil korban. Saat itulah pelaku mengambil sabit yang berada di dalam motornya, dan langsung menebas korban," katanya.

Masih kata, Hendri Umar, bahwa pelaku mengorok tubuh korban bagian leher sebelah kanan. Setelah mendapat serangan korban langsung terjatuh, ditambah lagi tebasan tubuh korban di bagian leher sebelah kanan.

" Dari tebasan pelaku tersebut, mengakibatkan luka sangat fatal. Sehingga korban langsung meninggal dunia di tempat," bebernya.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan pelaku, imbuh Hendri Umar, bahwa motifnya merasa marah dengan korban. Lantaran korban menjelek-jelekan pelaku melalui facebook terhadap istri pelaku yang menjadi TKW di Taiwan.

" Jadi pelaku beranggapan, istrinya mengambil keputusan cerai lantaran dijelek-jelekan korban. Bahkan pelaku tidak tahu kalau digugat cerai, akan tetapi mengetahui saat surat cerai keluar," tutur Hendri Umar.

Dari penangkapan pelaku, dapat diamankan barang bukti (BB) berupa senjata tajam jenis sabit, sepeda motor, jaket dan kaos serta sarung tangan warna kuning. 

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjarah, hingga seumur hidup.